Manusiasenayan.id – Kalau lihat perjalanan Teuku Zulkarnaini Ampon Bang, jalannya ke Senayan ternyata nggak instan. Jauh sebelum duduk sebagai anggota DPR RI, Ampon Bang sudah lama berkutat dengan birokrasi, pemerintahan daerah, sampai memimpin Kabupaten Nagan Raya.

Jadi, kalau sekarang namanya muncul sebagai legislator dari Aceh, ada perjalanan panjang di belakangnya.

Mulai dari Jeuram, Lanjut Kuliah Pemerintahan

Ampon Bang lahir dan besar di Aceh. Pendidikan dasarnya dimulai dari SD Negeri 1 Jeuram dan SMP Negeri 1 Jeuram. Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Blang Pidie pada 1969, ia melanjutkan pendidikan ke Akademi Pemerintah Dalam Negeri Banda Aceh.

Belum berhenti di situ. Ia kemudian mengambil jurusan Administrasi Negara di Universitas Iskandarmuda dan menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 1979.

Latar pendidikan ini cukup nyambung dengan perjalanan kariernya. Setelah lulus, Ampon Bang masuk ke dunia pemerintahan dan mulai meniti karier dari birokrasi.

Kariernya Nggak Langsung ke Politik Nasional

Sebelum dikenal sebagai politisi, Ampon Bang lebih dulu menjadi birokrat. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Pembinaan Biro Sekda Provinsi Aceh pada 1983–1984.

Setelah itu, ia dipercaya menjadi Kepala Dinas Pendapatan Kodya Sabang pada 1984–1988. Kariernya terus bergerak. Ia kemudian menjadi Kepala Seksi Pemerintahan Umum Kantor Pembantu Gubernur pada 1988–1991.

Tahun 1991, ia mendapat tugas sebagai Camat Darul Makmur, Aceh Barat.

Dari sini, pengalamannya mengurus pemerintahan di level daerah makin panjang. Ia kemudian menjadi Kepala DLLAJ Aceh Barat, Kepala Kansospol Aceh Barat, hingga Kepala BPM Aceh Barat.

Intinya, sebelum masuk politik nasional, Ampon Bang sudah cukup lama bersentuhan langsung dengan urusan pemerintahan dan masyarakat.

Pernah Pimpin Nagan Raya Dua Periode

Nah, bagian ini salah satu titik penting dalam perjalanan Ampon Bang.

Pada 2002, ia dipercaya menjadi Pj Bupati Nagan Raya. Setelah itu, ia terpilih menjadi Bupati Nagan Raya dan memimpin selama dua periode.

Periode pertamanya berlangsung pada 2007–2012. Kemudian berlanjut untuk periode kedua pada 2012–2017.

Artinya, sebelum duduk di DPR RI, Ampon Bang sudah punya pengalaman sebagai kepala daerah selama 10 tahun.

Pengalaman ini menjadi bagian penting dari perjalanan politiknya. Ia tidak hanya berhadapan dengan urusan administratif pemerintahan, tetapi juga harus bersentuhan dengan berbagai kebutuhan masyarakat daerah.

Dari Organisasi, Sampai Akhirnya ke Senayan

Jauh sebelum menjadi anggota DPR, Ampon Bang juga aktif di sejumlah organisasi.

Pada 1978–1984, ia tercatat sebagai Sekretaris KNPI Aceh sekaligus Kepala Biro AMPI Aceh. Setelah itu, ia aktif di MKGR Aceh Besar. Awalnya sebagai sekretaris pada 1984–1987, lalu dipercaya menjadi ketua pada 1987–1992.

Pengalaman organisasi ini berjalan beriringan dengan karier birokrasinya.

Setelah puluhan tahun beraktivitas di daerah, perjalanan Ampon Bang akhirnya sampai ke Jakarta.

Sekarang Bawa Suara Aceh ke DPR RI

Pada Pemilu 2024, Ampon Bang terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2024–2029 melalui Dapil Aceh I dari Partai Golkar.

Ia tercatat sebagai anggota DPR RI dengan nomor A-264.

Posisinya di Senayan membuat pengalaman panjangnya di pemerintahan daerah kini bertemu dengan ruang politik nasional.

Dari Jeuram, Sabang, Aceh Barat, sampai Nagan Raya, perjalanan Ampon Bang memang cukup panjang.

Dari camat, naik jadi bupati dua periode, lalu sekarang duduk sebagai legislator di Senayan.

Buat Ampon Bang, panggungnya memang berubah. Dulu banyak berkutat dengan pemerintahan daerah. Sekarang, ia membawa pengalaman tersebut ke level nasional.

Dan satu hal yang pasti, perjalanan puluhan tahun di birokrasi dan pemerintahan daerah membuat kisah Ampon Bang di Senayan bukan dimulai dari halaman pertama. Ia datang dengan cerita yang sudah cukup panjang dari Aceh.