Manusiasenayan.id – Kalau dunia politik itu tongkrongan, Machfud Arifin adalah tipe senior yang nggak perlu banyak flexing buat menunjukkan kapasitasnya. Namanya mungkin lebih dulu dikenal di lingkungan kepolisian ketimbang panggung politik. Maklum, sebagian besar perjalanan hidupnya memang dihabiskan untuk mengurus keamanan, penegakan hukum, dan birokrasi negara.
Lahir dan besar di Surabaya, Machfud mengawali pendidikannya di SMA Negeri 16 Surabaya sebelum melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK). Tak berhenti di situ, ia juga menempuh pendidikan hukum di Universitas Bhayangkara, sebuah bekal yang kemudian menjadi modal penting saat terjun ke dunia legislasi.
Karier Machfud di Polri bisa dibilang penuh warna. Ia pernah menjabat sebagai Wadir V Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Polri pada 2010. Di tahun yang sama, ia dipercaya menjadi Direktur Satwa Baharkam Polri. Jabatan demi jabatan terus datang seiring pengalamannya yang semakin matang.
Namanya mulai dikenal luas ketika dipercaya menjadi Kapolda Maluku Utara pada 2013, lalu tak lama kemudian mendapat amanah sebagai Kapolda Kalimantan Selatan periode 2013–2015. Setelah itu, Machfud kembali mendapatkan tugas strategis sebagai Kadiv Teknologi Informasi Polri pada 2015–2016.
Puncak kariernya di institusi kepolisian datang saat ia dipercaya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur pada 2016–2018, salah satu posisi paling prestisius di lingkungan Polri. Jabatan ini membuatnya berada di garis depan dalam mengelola keamanan di salah satu provinsi terbesar dan paling dinamis di Indonesia.
Atas pengabdiannya selama puluhan tahun, Machfud menerima berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari Satyalancana Pengabdian 32 Tahun, Bintang Bhayangkara Nararya, hingga Bintang Bhayangkara Pratama. Penghargaan tersebut menjadi bukti panjangnya dedikasi yang ia berikan untuk negara.
Setelah pensiun dari kepolisian, Machfud tidak benar-benar meninggalkan dunia pengabdian publik. Pada 2021, ia dipercaya sebagai Komisaris Utama PT Manggala Akasha Indonesia. Kemudian pada Pemilu 2024, ia berhasil melenggang ke Senayan melalui Partai NasDem dan kini bertugas sebagai anggota Komisi III DPR RI, komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Di DPR RI, Machfud juga menjadi anggota Badan Legislasi (Baleg) serta terlibat dalam berbagai Panitia Khusus (Pansus). Bidang kerja tersebut terasa sangat nyambung dengan latar belakangnya yang telah puluhan tahun berkutat dalam urusan hukum dan keamanan.
Buat banyak orang, Machfud Arifin adalah contoh tokoh yang membawa pengalaman lapangan ke ruang legislasi. Dari ruang komando kepolisian hingga ruang rapat parlemen, fokusnya tetap sama: memastikan hukum berjalan, keamanan terjaga, dan negara hadir untuk masyarakat.
