Manusiasenayan.id – Kalimantan Timur bukan cuma soal IKN, hutan, dan pembangunan. Dari Bumi Etam, ada juga dua perempuan dengan cerita perjalanan yang cukup unik sampai akhirnya duduk sebagai senator di Senayan. Yang satu pernah bekerja di dunia penerbangan, sementara yang satu punya pengalaman di bidang lingkungan dan pelayanan air bersih.
Menariknya, keduanya sama-sama berhasil membawa suara masyarakat Kaltim ke tingkat nasional, tetapi lewat jalur yang benar-benar berbeda.
Sinta Rosma Yenti: Dari Kabin Pesawat ke Senayan
Kalau biasanya perjalanan pramugari berakhir di bandara tujuan, perjalanan Sinta Rosma Yenti, S.AP. justru berlanjut sampai Senayan. Perempuan asal Paser ini sebelumnya punya pengalaman di dunia penerbangan dan pernah menjadi pramugari Garuda Indonesia. Kini, ia menjadi anggota DPD RI dari Kalimantan Timur periode 2024–2029.
Cerita Sinta makin menarik ketika masuk arena politik. Pada Pemilu 2024, ia berhasil bikin kejutan dengan meraih 219.819 suara, sekaligus menjadi peraih suara terbanyak dari seluruh calon DPD RI di Kalimantan Timur.
Yang nggak kalah menarik, perjalanan Sinta ke Senayan bukan cerita yang langsung mulus. Sebelum berhasil terpilih sebagai senator, ia pernah mencoba maju dalam kontestasi DPRD Paser pada Pemilu 2019, tetapi belum berhasil. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan politiknya sebelum akhirnya sukses merebut suara tertinggi di Kaltim pada Pemilu 2024.
Sinta juga mencatat cerita khusus dari Paser. Ia disebut sebagai perempuan pertama dari Paser yang terpilih menjadi anggota DPD RI.
Jadi, dari melayani penumpang di udara, kini tantangannya berubah: membawa aspirasi masyarakat Kaltim ke level nasional.
Singkatnya, dulu mengantar penumpang sampai tujuan, sekarang ikut mengantar suara Kaltim ke Senayan.
Aji Mirni Mawarni: Dari Teknik Lingkungan ke Senayan
Kalau Sinta punya cerita dari dunia penerbangan, Aji Mirni Mawarni, S.T., M.M. datang dari jalur yang dekat dengan lingkungan dan pelayanan air bersih. Ia kembali dipercaya menjadi anggota DPD RI dari Kalimantan Timur untuk periode 2024–2029.
Aji bukan wajah baru di Senayan. Ia merupakan petahana yang sudah duduk sebagai anggota DPD RI sejak periode 2019–2024. Sebelum terjun ke parlemen, Aji punya pengalaman panjang di dunia pengelolaan air. Ia pernah bekerja di PDAM Kota Samarinda hingga kemudian menjabat sebagai Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur.
Latar pendidikannya juga cukup nyambung dengan perjalanan karier tersebut. Aji merupakan lulusan Teknik Lingkungan Universitas Trisakti dan kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Mulawarman.
Pada Pemilu 2024, Aji kembali mengamankan kursinya setelah memperoleh 188.193 suara. Ia berada di posisi kedua perolehan suara DPD Kaltim dan menjadi salah satu dari empat calon yang terpilih.
Menariknya, Aji menjadi satu-satunya petahana DPD Kaltim dari periode sebelumnya yang kembali terpilih pada Pemilu 2024. Dua petahana lainnya tidak masuk empat besar perolehan suara.
Jadi, kalau disederhanakan: dari mengurus air bersih, sekarang ikut mengurus aspirasi daerah.
Dua perempuan, dua jalan yang beda, tapi sama-sama membawa suara Bumi Etam ke Senayan.
