Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin Sulawesi Barat di Senayan, ada empat nama yang sekarang punya tugas membawa suara daerah ke tingkat nasional. Mereka adalah Andri Prayoga Putra Singkarru, Jupri Mahmud, Almalik Pababari, dan A. Ian Ali Baal Masdar.
Keempatnya berhasil merebut kursi DPD RI dari Sulbar pada Pemilu 2024. Berdasarkan penetapan KPU, Andri menjadi peraih suara tertinggi, disusul Jupri, Almalik, dan Ian.
Andri Prayoga Putra Singkarru: Si Paling Banyak Suara
Nama Andri Prayoga Putra Singkarru langsung mencuri perhatian dari hasil Pemilu 2024. Bukan tanpa alasan, ia berhasil mengumpulkan 150.633 suara, sekaligus menjadi peraih suara terbanyak calon DPD RI di Sulawesi Barat.
Menariknya, kursi Senayan bukan pengalaman pertamanya. Dalam profil resmi MPR RI, Andri tercatat pernah menjadi anggota DPD RI periode 2019–2024 dan kembali dipercaya untuk periode 2024–2029. Di luar parlemen, ia juga punya pengalaman di dunia usaha dan organisasi. Ia pernah menjadi Ketua APINDO Sulawesi Barat sejak 2019 serta Ketua Pemuda Pancasila DPC Polewali Mandar sejak 2021.
Jadi, Andri datang ke periode keduanya dengan bekal pengalaman parlemen sekaligus dunia usaha. Tantangannya sekarang jelas: bagaimana suara dan kepentingan Sulbar bisa ikut diperhitungkan di level nasional.
Jupri Mahmud: Dari Ketua DPRD ke Senayan
Kalau Andri unggul dalam jumlah suara, Jupri Mahmud punya cerita lain yang nggak kalah menarik. Ia meraih 112.289 suara dan menjadi calon DPD RI dengan perolehan suara tertinggi kedua di Sulbar.
Sebelum pindah arena ke Senayan, Jupri sudah lebih dulu kenyang pengalaman di parlemen daerah. Ia menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar pada periode 2019–2024.
Artinya, kursi DPD RI bukan benar-benar dunia baru buat Jupri. Bedanya, kalau sebelumnya fokusnya di tingkat kabupaten, sekarang ruang kerjanya lebih luas untuk membawa isu daerah ke tingkat nasional.
Almalik Pababari: Senior dengan Pengalaman Panjang
Berikutnya ada H. Almalik Pababari. Ia memperoleh 56.225 suara dan menjadi calon terpilih ketiga dari Sulawesi Barat.
Almalik punya perjalanan politik dan pemerintahan yang cukup panjang. Profil resmi MPR RI mencatat ia pernah menjadi Wakil Camat, Camat Budong, kepala dinas, anggota DPRD Mamuju, hingga Bupati Mamuju periode 2000–2005. Setelah itu, ia juga menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada 2005–2019.
Dengan pengalaman sepanjang itu, Almalik membawa modal pengalaman birokrasi dan politik daerah ketika kembali dipercaya duduk di DPD RI.
A. Ian Ali Baal Masdar: Wakil Sulbar yang Keempat
Nama terakhir adalah A. Ian Ali Baal Masdar. Ia mengamankan 55.090 suara dan menjadi calon terpilih keempat dari Sulawesi Barat.
Ian juga bukan orang baru dalam dunia organisasi dan politik daerah. Profil resmi MPR RI mencatat ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar pada 2014–2017. Ia juga aktif dalam sejumlah organisasi, termasuk KNPI Polewali Mandar, TIDAR Sulbar, HIPMI Sulbar, dan beberapa organisasi olahraga.
Kini, Ian mendapat panggung yang lebih besar di Senayan. Bersama tiga senator lainnya, ia punya tanggung jawab untuk menyuarakan kepentingan masyarakat Sulbar dalam kebijakan di tingkat nasional.
Empat nama, empat latar belakang, tapi satu daerah yang dibawa: Sulawesi Barat. Suara Sulbar sudah sampai Senayan—tinggal dilihat seberapa kencang mereka mengawalnya.
