Manusiasenayan.id – Kalau politik Indonesia itu tongkrongan besar yang isinya penuh pemain senior, maka Wilhelmus Pigai adalah sosok yang datang dengan modal pengalaman lapangan dan pemahaman kuat soal kebutuhan masyarakat Papua. Nggak banyak sensasi, nggak terlalu sering muncul di drama politik nasional, tapi langkahnya pelan-pelan membawa dirinya sampai ke Senayan.
Lahir di Agimuga, 26 Agustus 1970, Wilhelmus Pigai tumbuh di lingkungan yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat Papua. Latar belakang itulah yang kemudian membentuk cara pandangnya terhadap pelayanan publik, transparansi pemerintahan, dan pentingnya representasi daerah di tingkat nasional. Politisi beragama Katolik ini kini menjadi salah satu senator yang mewakili Daerah Pemilihan Papua Tengah di DPD RI.
Sebelum dikenal sebagai anggota DPD RI, perjalanan Wilhelmus Pigai lebih dulu ditempa di bidang pengawasan informasi publik. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua Komisi Informasi Provinsi Papua periode 2019–2021, sebuah posisi strategis yang bertugas mengawal keterbukaan informasi dan mendorong akuntabilitas badan publik di Papua.
Pengalamannya di sektor tersebut membuatnya memahami bahwa pembangunan daerah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal akses informasi, pendidikan, dan keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. Bekal inilah yang kemudian menjadi modal penting ketika ia memutuskan maju dalam Pemilu 2024.
Langkahnya ternyata mendapat respons positif dari masyarakat. Pada Pemilu Legislatif 2024, Wilhelmus Pigai berhasil mengumpulkan 139.260 suara, sebuah capaian yang mengantarkannya menjadi anggota DPD RI dari Papua Tengah. Angka tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang cukup besar terhadap sosoknya untuk membawa aspirasi daerah ke tingkat nasional.
Di balik kiprahnya di dunia politik, Wilhelmus Pigai juga memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Ia merupakan lulusan Universitas Cendrawasih dan menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada tahun 2021. Perjalanan akademiknya menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak mengenal usia dan tetap penting untuk memperkuat kapasitas dalam mengabdi kepada masyarakat.
Kini, sebagai anggota DPD RI, Wilhelmus Pigai membawa misi yang sederhana tetapi penting: memastikan masyarakat Papua Tengah memiliki ruang yang lebih besar dalam pembangunan nasional. Ia hadir sebagai representasi daerah yang memahami persoalan dari akar rumput sekaligus memiliki pengalaman dalam tata kelola pemerintahan.
Bagi generasi muda Papua, kisah Wilhelmus Pigai menunjukkan bahwa perjalanan menuju Senayan tidak selalu harus dimulai dari panggung politik besar. Kadang, semuanya berawal dari kerja nyata di daerah, membangun kepercayaan publik, lalu perlahan membawa suara masyarakat hingga terdengar di tingkat nasional.
