Manusiaseanyan.id – Kalau ada yang bilang perjalanan menjadi wakil rakyat selalu dimulai dari panggung politik besar, kisah Ali Mufthi membuktikan sebaliknya. Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini memulai langkahnya dari dunia organisasi, ruang-ruang diskusi mahasiswa, hingga akhirnya dipercaya ikut menentukan arah pembangunan nasional dari Senayan.

Lahir dengan semangat untuk terus belajar, Ali Mufthi menempuh pendidikan dasar di MIM I (1980–1985), kemudian melanjutkan ke MTs NU (1985–1989). Setelah itu, ia mengenyam pendidikan di Madrasah Aliyah Tebuireng (1987–1990), salah satu lembaga pendidikan Islam yang dikenal melahirkan banyak tokoh nasional. Bekal akademiknya terus bertambah ketika ia kuliah di IAIN Tulungagung pada Fakultas Tarbiyah (1990–1994). Semangat belajar itu tak berhenti di sana. Bertahun-tahun kemudian, ia meraih gelar magister Sosiologi di Universitas Kadiri (2011–2013), lalu menyelesaikan pendidikan doktor bidang Ilmu Sosial di Universitas Merdeka Malang (2013–2017).

Namun, perjalanan Ali Mufthi tak hanya dibentuk oleh bangku kuliah. Dunia organisasi menjadi ruang yang menempa kemampuan kepemimpinan dan komunikasi. Saat masih menjadi mahasiswa, ia aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia pernah menjabat sebagai Ketua BLK HMI Tulungagung periode 1992–1994, kemudian dipercaya sebagai Sekretaris Umum Komisariat HMI. Pengalaman itu menjadi fondasi penting sebelum dirinya aktif membangun jaringan organisasi yang lebih luas.

Selepas aktif di HMI, Ali Mufthi tetap konsisten mengembangkan peran kepemimpinannya. Ia menjadi Presidium KAHMI Ponorogo pada periode 2000–2005, lalu dipercaya sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Ponorogo selama 2009–2017. Tak hanya itu, ia juga mengemban amanah sebagai Sekretaris SOKSI Ponorogo pada rentang 2010–2020, memperkuat kiprahnya di organisasi kemasyarakatan dan politik.

Karier politiknya semakin matang ketika dipercaya menjadi Anggota DPR RI periode 2014–2019 dari Fraksi Partai Golkar. Pengalaman di parlemen menjadi modal penting untuk memahami bagaimana kebijakan nasional dirancang sekaligus diawasi agar benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Kini, Ali Mufthi kembali mengemban amanah sebagai Anggota Komisi V DPR RI, komisi yang membidangi infrastruktur, transportasi, perumahan rakyat, pembangunan desa, hingga mitigasi kebencanaan. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi bagian dari Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, lembaga strategis yang membahas arah dan penggunaan anggaran negara, serta pernah bertugas di Panitia Khusus (Pansus) DPR RI.

Di ruang-ruang rapat Senayan, Ali Mufthi dikenal aktif mengawal berbagai isu pembangunan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Baginya, pembangunan bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagaimana jalan yang layak, jembatan yang kokoh, transportasi yang aman, hingga hunian yang lebih baik dapat meningkatkan kualitas hidup warga.

Perjalanan Ali Mufthi menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal jabatan, melainkan proses panjang yang dibangun melalui pendidikan, organisasi, dan pengalaman lapangan. Dari aktivis kampus hingga menjadi legislator nasional, ia memperlihatkan bahwa konsistensi dan kemauan untuk terus belajar menjadi bekal penting dalam mengemban amanah sebagai wakil rakyat. Di tengah tantangan pembangunan Indonesia yang terus berkembang, sosok seperti Ali Mufthi menjadi bagian dari mereka yang bekerja agar setiap kebijakan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.