Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin Indonesia, jangan cuma kepikiran Jakarta. Soalnya, ada banyak daerah yang justru jadi garis depan Indonesia karena berbatasan langsung sama negara lain. Nah, dari daerah-daerah itulah lahir wakil rakyat yang sekarang duduk di Senayan buat nyuarain aspirasi warganya.
Mulai dari laut yang berbatasan dengan tiga negara, jalur lintas internasional, sampai wilayah paling timur Indonesia, tantangan mereka beda dari daerah lain. Yuk, kenalan sama tiga legislator yang datang dari daerah perbatasan!
Randi Zulmariadi, Wakil dari Gerbang Utara Indonesia
Kalau lihat peta Indonesia, Kepulauan Riau punya posisi yang strategis banget. Provinsi ini berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Vietnam, sehingga sering disebut sebagai gerbang depan Indonesia di utara.
Di DPR RI periode 2024–2029, Randi Zulmariadi dipercaya mewakili masyarakat Dapil Kepulauan Riau dari Fraksi Partai NasDem.
Sebagai provinsi kepulauan, Kepri punya tantangan yang nggak bisa disamain sama daerah lain. Mulai dari keamanan perbatasan laut, perlindungan nelayan, pembangunan pulau-pulau terluar, sampai penguatan ekonomi maritim jadi isu yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
Maklum, buat warga Kepri, laut bukan cuma pemandangan keren. Laut adalah jalur perdagangan, sumber penghasilan, sekaligus wajah pertama Indonesia yang dilihat negara tetangga.
Rahmawati, Suara Perbatasan dari Kalimantan Utara
Geser ke Pulau Kalimantan, ada Rahmawati, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra yang mewakili Dapil Kalimantan Utara.
Yang bikin Kaltara spesial, provinsi ini berbatasan langsung dengan Sabah dan Sarawak (Malaysia). Nggak heran kalau wilayah ini punya banyak kawasan perbatasan sekaligus jalur lintas negara yang cukup aktif.
Karena kondisi geografisnya itu, isu yang paling sering dirasakan masyarakat adalah pembangunan infrastruktur perbatasan, peningkatan layanan dasar, sampai kesejahteraan masyarakat perbatasan.
Soalnya, jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, sampai jaringan komunikasi bukan cuma soal pembangunan. Semua itu juga jadi simbol hadirnya negara di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain.
Yan Permenas Mandenas, Membawa Suara dari Beranda Timur Indonesia
Kalau tadi dari utara, sekarang kita geser ke ujung timur Indonesia.
Di DPR RI ada Yan Permenas Mandenas, legislator dari Fraksi Partai Gerindra yang mewakili Dapil Papua.
Papua menjadi salah satu provinsi yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini (PNG). Salah satu wilayah yang paling dikenal adalah Kabupaten Keerom, yang menjadi pintu perlintasan darat antara Indonesia dan Papua Nugini.
Karena itulah, isu yang sering muncul di daerah ini berkaitan dengan pembangunan kawasan perbatasan, infrastruktur dasar, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, sampai kesejahteraan masyarakat adat.
Buat masyarakat Papua, pembangunan bukan cuma soal bangun jalan atau gedung. Tapi juga soal memastikan layanan publik bisa dirasakan sampai ke wilayah yang letaknya paling ujung sekalipun.
Perbatasan Jauh, Tapi Suaranya Tetap Sampai ke Senayan
Daerah perbatasan memang jauh dari ibu kota, tapi bukan berarti jauh dari perhatian.
Lewat Randi Zulmariadi, Rahmawati, dan Yan Permenas Mandenas, aspirasi masyarakat dari gerbang utara, perbatasan Kalimantan, hingga beranda timur Indonesia ikut dibawa ke DPR RI.
Karena menjaga Indonesia itu bukan cuma soal yang ada di tengah, tapi juga memastikan wilayah paling depan, paling luar, dan paling terpencil tetap maju dan diperhatikan.
