Manusiasenayan.id – Kalau denger kata anggota DPR RI, pasti banyak yang langsung mikir, “Oh… paling dari dulu emang orang partai.”

Eits, nggak juga.

Ternyata ada juga lho anggota DPR yang dulunya sibuk latihan, ikut turnamen, sampai bawa nama Indonesia di arena olahraga.

Ada yang ngebut di lintasan balap, ada juga yang bikin lawan pusing di papan catur. Sekarang? Mereka sama-sama duduk di Senayan buat memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Siapa aja? Nih kenalan dulu!

Moreno Soeprapto:Dulu Gaspol di Sirkuit, Sekarang Gaspol di DPR

Sebelum jadi anggota DPR RI, Moreno Soeprapto udah lebih dulu dikenal sebagai pembalap mobil nasional.

Bukan balapan biasa, Moreno pernah tampil di berbagai ajang internasional seperti Formula BMW Asia, Formula Renault, sampai A1 Grand Prix. Artinya, lintasan balap dunia pernah jadi “kantor” sehari-harinya.

Di dunia balap, keputusan harus dibuat dalam hitungan detik. Salah sedikit, hasilnya bisa beda jauh. Mental itulah yang akhirnya ikut terbawa saat Moreno masuk ke dunia politik.

Sekarang, Moreno menjabat sebagai Anggota DPR RI Periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra, mewakili Dapil Jawa Timur V.

Di DPR, ia bertugas di Komisi XII, komisi yang mengurusi energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi.

Kalau dulu targetnya garis finis, sekarang targetnya gimana caranya kebijakan yang dibahas bisa berdampak buat masyarakat.

Dulu ngebut cari garis finis, sekarang ngebut bawa aspirasi rakyat.

Utut Adianto:Dari Grandmaster Jadi Ketua Komisi

Kalau ngomongin legenda catur Indonesia, nama Utut Adianto hampir nggak mungkin kelewat.

Beliau resmi menyandang gelar Grandmaster (GM) sejak 1986, sebuah pencapaian yang cuma bisa diraih sedikit pecatur Indonesia. Prestasinya di berbagai turnamen internasional juga bikin nama Indonesia makin dikenal di dunia catur.

Tapi ternyata, papan catur bukan tempat terakhir buat Utut.

Sekarang, ia dipercaya menjadi Anggota DPR RI Periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan, mewakili Dapil Jawa Tengah VII.

Nggak cuma itu, Utut juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR RI, komisi yang membidangi pertahanan, hubungan luar negeri, komunikasi, informatika, dan intelijen.

Kalau di catur harus mikirin beberapa langkah ke depan sebelum jalan, di DPR juga mirip. Bedanya, yang dipikirin bukan langkah pion atau kuda, tapi kebijakan yang dampaknya bisa dirasakan jutaan masyarakat.

Makanya nggak heran kalau banyak orang bilang pengalaman jadi pecatur bikin Utut terbiasa berpikir strategis.

Kalau dulu nyusun strategi di papan catur, sekarang nyusun strategi buat kebijakan negara.

Dari kisah Moreno Soeprapto dan Utut Adianto, kita jadi tahu kalau jalan menuju Senayan ternyata banyak versinya.

Ada yang berangkat dari arena balap.

Ada yang datang dari papan catur.

Yang jelas, dua-duanya sama-sama membuktikan kalau pengalaman di dunia olahraga bisa jadi bekal buat mengabdi lewat parlemen.

Karena pada akhirnya, medali memang bisa berhenti di lemari, tapi semangat buat berjuang bisa terus dibawa sampai ke Senayan.