Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin Sulawesi Tenggara, ternyata ada empat nama yang saat ini dipercaya masyarakat buat membawa aspirasi daerah ke tingkat nasional lewat DPD RI Periode 2024–2029. Mereka datang dengan latar belakang yang berbeda, pengalaman yang beragam, dan punya cara masing-masing dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Sultra. Yuk, kenalan lebih dekat!

La Ode Umar Bonte: Modal Suara Terbanyak, Siap Kawal Aspirasi Sultra

Kalau bicara soal hasil Pemilu DPD RI 2024 di Sulawesi Tenggara, nama La Ode Umar Bonte jadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Ia berhasil meraih suara terbanyak DPD RI dari Sulawesi Tenggara, menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat kepada dirinya.

Sebelum duduk di DPD RI, La Ode Umar Bonte dikenal aktif di dunia organisasi, aktivisme, hingga politik daerah. Rekam jejak tersebut membuatnya cukup akrab dengan berbagai persoalan masyarakat, mulai dari pembangunan daerah, pelayanan publik, hingga isu-isu strategis di Sulawesi Tenggara.

Di berbagai kesempatan, ia juga dikenal vokal menyuarakan aspirasi masyarakat dan kerap memberikan perhatian terhadap persoalan yang berdampak langsung bagi warga. Modal dukungan terbesar dari masyarakat Sultra menjadi bekal penting baginya untuk membawa suara daerah ke tingkat nasional.

Leni Andriani Surunuddin: Representasi Perempuan Sultra di Senayan

Di antara empat senator Sulawesi Tenggara, Leni Andriani Surunuddin menjadi salah satu senator perempuan yang dipercaya masyarakat untuk mewakili daerahnya di DPD RI.

Sebelum terpilih sebagai senator, Leni aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memahami kebutuhan masyarakat, khususnya terkait pemberdayaan perempuan, keluarga, dan pembangunan daerah.

Kehadirannya di Senayan juga memperkuat keterwakilan perempuan Sulawesi Tenggara di tingkat nasional. Dengan latar belakang tersebut, Leni diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai gagasan yang berpihak pada pembangunan daerah sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan.

Wa Ode Rabia Al Adawiyah Ridwan: Wajah Baru, Semangat Baru

Nama Wa Ode Rabia Al Adawiyah Ridwan menjadi salah satu wajah baru DPD RI asal Sulawesi Tenggara pada periode 2024–2029.

Sebagai senator generasi baru, ia membawa semangat untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat daerah serta menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di Sultra. Kehadirannya juga menambah keterwakilan perempuan Sultra di DPD RI.

Meski baru pertama kali duduk sebagai senator, Wa Ode Rabia diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

MZ Amirul Tamim: Pengalaman Panjang Jadi Modal Berjuang

Berbeda dengan wajah-wajah baru, MZ Amirul Tamim datang dengan pengalaman panjang di dunia pemerintahan dan politik. Sebelum menjadi anggota DPD RI, ia pernah menjabat sebagai anggota DPR RI, sehingga sudah memahami dinamika kerja lembaga legislatif di tingkat nasional.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengawal berbagai kepentingan Sulawesi Tenggara di Senayan. Rekam jejaknya di dunia pemerintahan membuatnya menjadi salah satu senator dengan pengalaman legislatif yang matang.

Dengan kombinasi pengalaman nasional dan pemahaman terhadap kondisi daerah, MZ Amirul Tamim diharapkan mampu terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Sultra melalui fungsi representasi yang dimiliki DPD RI.

Empat senator, empat latar belakang, dan satu tujuan yang sama, yaitu membawa suara Sulawesi Tenggara ke tingkat nasional. Ada yang datang dengan modal suara terbanyak, ada yang memperkuat representasi perempuan, ada wajah baru dengan semangat baru, dan ada pula sosok berpengalaman yang telah lama berkecimpung di dunia legislatif. Kini, masyarakat Sultra tentu berharap keempatnya dapat terus mengawal aspirasi daerah melalui kerja nyata dan komunikasi yang aktif bersama masyarakat.