Manusiasenayan.id – Kalau selama ini kamu mikir Taman Mini Indonesia Indah (TMII) cuma tempat buat jalan-jalan dan lihat miniatur Indonesia, kayaknya sudut pandangnya perlu digeser sedikit.
Komisi VII DPR RI melihat TMII punya potensi besar buat jadi “jendela Indonesia”. Lewat tempat ini, masyarakat bisa kenal lebih dekat sama budaya, kreativitas, sampai potensi dari berbagai daerah tanpa harus keliling Indonesia satu per satu.
Karena itu, Komisi VII DPR RI mendorong pemerintah daerah supaya lebih aktif menghidupkan anjungan daerah di TMII. Jangan sampai anjungan cuma jadi bangunan yang isinya informasi soal provinsi. Harapannya, setiap anjungan bisa jadi tempat yang seru buat berinteraksi dan mengenal karakter daerah masing-masing.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menyampaikan hal tersebut setelah kunjungan kerja Komisi VII ke TMII, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2026). Dalam kunjungan itu, Komisi VII melihat perkembangan kawasan setelah revitalisasi sekaligus mengecek sejumlah anjungan daerah.
Menurut Rahayu, TMII bisa jadi solusi buat masyarakat yang belum punya kesempatan datang langsung ke berbagai provinsi. Mau kenal Maluku, Kalimantan Utara, atau daerah lainnya, pengunjung bisa mendapat gambaran awal lewat anjungan yang ada di TMII.
“Kami mengimbau setiap pemerintah daerah, setiap provinsi, untuk menjadikan ini sebagai jendela untuk melihat Indonesia,” ujar Rahayu.
Nah, supaya nggak terasa sepi dan monoton, aktivitas di anjungan juga perlu diperbanyak. Misalnya lewat pertunjukan seni, pameran kriya dan wastra, sampai kuliner khas daerah. Jadi, pengunjung bukan cuma datang, lihat-lihat, lalu pulang. Mereka juga bisa menikmati langsung berbagai karya dan produk dari daerah.
Buat para pelaku kreatif daerah, kegiatan seperti ini juga bisa jadi kesempatan buat unjuk karya. Produk lokal bisa makin dikenal, sementara budaya daerah punya ruang yang lebih luas untuk diperkenalkan.
Rahayu juga mengapresiasi pengelola TMII yang memberikan penghargaan untuk anjungan terbaik. Menurutnya, penghargaan tersebut bisa menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus membuat program yang kreatif dan konsisten. Salah satunya Anjungan Kalimantan Selatan yang disebut berhasil meraih penghargaan selama dua tahun berturut-turut.
Yang menarik, konsep ini juga bisa dibuat lebih dekat dengan anak muda. Menurut Rahayu, kegiatan seperti fun run dan aktivitas komunitas bisa menjadi cara untuk mengajak generasi muda datang, nongkrong, sekaligus kenal budaya Indonesia dengan cara yang lebih kekinian.
Jadi, TMII diharapkan bukan cuma tempat buat “lihat Indonesia dalam satu hari”. Anjungan daerah bisa dibuat lebih hidup, aktif, dan relevan. Dari seni, kuliner, pariwisata, sampai ekonomi kreatif, semuanya bisa dikemas supaya budaya Indonesia makin dekat dengan generasi sekarang.
