Manusiasenayan.id – Prabowo Subianto lagi-lagi punya cerita menarik pas mampir ke Indonesia timur. Kali ini, Presiden bukan cuma ngomongin proyek industri, tapi juga blak-blakan soal darah Indonesia timur yang mengalir dalam dirinya.
Momen ini terjadi saat Prabowo menghadiri peluncuran 11 proyek hilirisasi dan ekspor perdana baterai EV di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).
Di tengah acara yang serius bahas industri, Prabowo malah nyeletuk kalau dirinya selalu punya semangat ekstra tiap datang ke Indonesia timur.
“Rasanya kalau saya ke Indonesia timur, saya tambah semangat. Mungkinkah karena saya juga darahnya setengah Indonesia timur?” kata Prabowo.
Nah, yang bikin menarik, bestie! Obrolannya tiba-tiba nyambung ke urusan perut para pekerja.
Prabowo langsung menyenggol jajaran direksi Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan perusahaan-perusahaan di kawasan tersebut. Pesannya simpel: jangan sampai perusahaan kurang memahami kebutuhan makan karyawan.
Menurut Prabowo, pekerja asal Indonesia timur punya porsi makan yang lebih banyak. Makanya, urusan konsumsi juga perlu diperhatikan.
“Karena orang Indonesia timur makannya banyak, betul?” celetuknya.
Eits, bukan asal ngomong. Prabowo juga membawa cerita dari pengalamannya di dunia militer.
Katanya, kalau ada anggota pasukan asal Indonesia timur, ransum yang harusnya cukup buat sepuluh hari bisa ludes dalam sembilan hari.
Waduh, stok makanan auto menipis!
Tapi Prabowo nggak cuma menyoroti soal makan. Ia juga menyebut para pekerja asal Indonesia timur punya etos kerja keras.
Belum selesai sampai situ, Presiden lanjut membahas karakter masyarakat Indonesia timur.
Menurut pandangannya, mereka bisa cepat naik emosinya, tetapi juga cepat reda. Prabowo kemudian menyinggung satu hal yang menurutnya cukup menonjol, yakni urusan kesetiaan.
“Kalau hatinya sudah dipegang, dia akan setia sampai mati, betul?” ujar Prabowo.
Ia bahkan kembali mengingatkan kalau yang sedang bicara juga punya darah Indonesia timur.
Plot twist-nya, Prabowo ternyata lagi ngomongin sebagian asal-usul dirinya sendiri!
Meski begitu, pernyataan soal kebiasaan makan dan karakter tadi merupakan pandangan pribadi Prabowo, bukan gambaran yang otomatis berlaku buat semua orang Indonesia timur.
Di balik celetukan santainya, agenda kunjungan Presiden tetap berfokus pada pengembangan industri hilirisasi dan ekspor baterai kendaraan listrik.
Jadi, dalam satu acara, pembahasannya bisa lompat dari proyek industri, urusan ransum, sampai loyalitas.
Kalau menurut kalian, perusahaan emang perlu lebih peka sama kebutuhan pekerjanya, nggak sih?
