Manusiasenayan.id – Di dunia politik, nggak semua orang harus tampil paling ramai buat bikin perubahan. Ada juga sosok yang lebih memilih bekerja secara konsisten, membangun rekam jejak dari bawah, lalu membawa pengalaman itu ke tingkat nasional. Sosok itu adalah Hamid Noor Yasin, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia legislatif.
Lahir di Pacitan, 27 Mei 1969, Hamid memulai perjalanan pendidikannya di MI Pacitan, dilanjutkan ke MTsN Pacitan, kemudian MAN Pacitan jurusan IPS. Ketertarikannya pada dunia pemerintahan membawanya menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Darul Ulum (UNDAR) Jember pada program Ilmu Pemerintahan. Setelah itu, ia kembali memperkuat kompetensinya dengan meraih gelar magister Manajemen SDM di STIE AUB Surakarta pada 2008.
Perjalanan politik Hamid bukanlah kisah yang instan. Ia mengawali karier sebagai Anggota DPRD Kabupaten Wonogiri periode 1999–2004, kemudian kembali dipercaya masyarakat pada periode 2004–2009. Berbekal pengalaman tersebut, ia mendapat amanah yang lebih besar sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri periode 2009–2014.
Pengalaman panjang di tingkat daerah menjadi modal penting ketika Hamid melangkah ke Senayan. Pada Pemilu 2014, ia berhasil terpilih sebagai Anggota DPR RI, kemudian kembali mendapat kepercayaan masyarakat pada periode 2019–2024. Di sela masa jabatannya, Hamid juga pernah menjalankan tugas sebagai Tenaga Ahli Alat Kelengkapan DPR RI (TAA DPR RI) pada 2015.
Kini, di Komisi V DPR RI, Hamid mengawal berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, transportasi, perumahan rakyat, pembangunan desa, hingga mitigasi bencana. Bidang ini memang jarang menjadi perbincangan viral, tetapi dampaknya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari jalan yang dilalui setiap hari hingga akses pembangunan di berbagai daerah.
Selain aktif di parlemen, Hamid juga memiliki perjalanan organisasi yang panjang di Partai Keadilan Sejahtera. Ia pernah menjadi Sekretaris DPD PKS Kabupaten Wonogiri (1998–2003), kemudian Wakil Ketua DPD PKS Wonogiri (2003–2007), dilanjutkan sebagai Kepala Bidang Kebijakan Publik DPD PKS Wonogiri (2007–2009). Kiprahnya berlanjut di tingkat provinsi sebagai bagian dari Badan Legislatif DPW PKS Jawa Tengah (2009–2015), hingga dipercaya menjadi Staf Wilayah Daerah Jatijaya DPP PKS (2015–2020).
Di lingkungan DPR RI, Hamid juga pernah dipercaya menjadi bagian dari Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) serta Panitia Khusus (Pansus), selain menjalankan tugas utamanya di Komisi V DPR RI.
Meski belum tercatat memiliki penghargaan formal, rekam jejak Hamid memperlihatkan satu hal yang konsisten: membangun karier politik secara bertahap. Dari kursi DPRD kabupaten, memimpin lembaga legislatif daerah, aktif membangun organisasi partai, hingga menjadi wakil rakyat di tingkat nasional. Perjalanan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu lahir dari sorotan, tetapi dari proses panjang, pengalaman, dan konsistensi dalam mengabdi kepada masyarakat.
