Manusiasenayan.id – Bangka Belitung punya empat wakil di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dengan latar belakang yang cukup beragam. Ada yang pernah memimpin daerah, aktif di organisasi, punya pengalaman panjang di dunia politik, sampai sosok muda dengan pengalaman pendidikan internasional.

Masing-masing membawa cerita dan bekal berbeda ke Senayan. Yuk, kenalan lebih dekat dengan empat senator asal Negeri Laskar Pelangi ini!

Zuhri M. Syazali: Pernah Pimpin Daerah, Sekarang Bawa Aspirasi ke Senayan

Ust. H. Zuhri M. Syazali bukan nama baru dalam pemerintahan daerah. Sebelum melangkah ke DPD RI, ia sudah lebih dulu mencicipi berbagai posisi penting di Bangka Belitung.

Perjalanan politiknya dimulai sebagai anggota DPRD Provinsi pada 2004. Setelah itu, ia menjabat Wakil Bupati Bangka Barat periode 2006–2010, lalu naik menjadi Bupati Bangka Barat periode 2010–2015.

Selama memimpin daerah, Zuhri juga menerima sejumlah penghargaan. Di antaranya penghargaan Adipura pada 2010 dan 2013, serta penghargaan atas kontribusinya dalam pengembangan koperasi dan UKM pada 2013.

Kini, ia kembali membawa pengalaman pemerintahan tersebut ke tingkat nasional. Pada Pemilu 2024, Zuhri terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2024–2029 dengan perolehan 116.051 suara.

Bahar Buasan: Aktif di Politik, Bisnis, sampai Dunia Olahraga

Kalau bicara soal organisasi, Dr. Bahar Buasan punya rekam jejak yang cukup berwarna. Ia pernah menjadi anggota DPD RI periode 2014–2019 dan juga aktif di berbagai organisasi.

Bahar terlibat dalam dunia olahraga, mulai dari PERBASI hingga PASI Bangka Belitung. Ia juga pernah memegang posisi di KADIN Bangka Belitung yang berkaitan dengan agribisnis, peternakan, dan pertanian.

Bukan cuma itu, pengalaman organisasinya juga merambah bidang manajemen. Ia pernah memimpin Asosiasi Manajemen Indonesia cabang Bandung pada 2007–2010 dan menjadi presiden asosiasi tersebut pada 2010–2013.

Dengan pengalaman lintas bidang ini, Bahar punya bekal untuk memahami beragam persoalan masyarakat, mulai dari ekonomi, olahraga, hingga pengembangan organisasi.

Dinda Rembulan: Wajah Muda dengan Pengalaman Internasional

Dinda Rembulan hadir dengan latar belakang yang cukup berbeda. Lahir di Jakarta pada 11 November 1995, ia menempuh pendidikan tinggi di Singapura.

Ia mengambil Diploma Communication Management di Kaplan Higher Education Academy pada 2013–2014, kemudian melanjutkan pendidikan Business with International Management di Northumbria University Singapore hingga 2017.

Pengalamannya tidak berhenti di bangku kuliah. Dinda juga aktif di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Singapura pada 2013–2017.

Setelah itu, ia terlibat dalam organisasi kepemudaan dan pemberdayaan perempuan. Saat ini, Dinda tercatat sebagai Koordinator Arus Muda Indonesia Bangka Belitung serta Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Teknologi Perempuan Indonesia Maju Bangka Belitung.

Kehadirannya membawa warna generasi muda dengan pengalaman pendidikan dan organisasi lintas negara.

Darmansyah Husein: Dari Birokrasi, Jadi Bupati, hingga Kembali ke Senayan

Ir. H. Darmansyah Husein punya perjalanan panjang di pemerintahan. Sebelum terjun ke politik, ia pernah bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Bappeda Sumatera Selatan pada 1988–1990.

Karier politiknya kemudian berkembang. Ia pernah menjadi anggota DPR/MPR RI periode 1999–2004, lalu dipercaya memimpin Kabupaten Belitung sebagai bupati selama dua periode, yakni 2004–2013.

Setelah itu, Darmansyah melanjutkan kiprahnya sebagai anggota DPD RI periode 2019–2024. Pada Pemilu 2024, ia kembali mendapat kepercayaan masyarakat Bangka Belitung dengan perolehan 80.188 suara untuk periode 2024–2029.

Empat Tokoh, Empat Bekal untuk Bangka Belitung

Zuhri membawa pengalaman memimpin daerah, Bahar punya rekam jejak organisasi lintas bidang, Dinda hadir dengan perspektif generasi muda, sementara Darmansyah punya pengalaman panjang di birokrasi dan politik.

Latar belakang mereka boleh berbeda, tetapi semuanya kini punya tanggung jawab yang sama: membawa aspirasi masyarakat Bangka Belitung ke tingkat nasional.

Menurut kamu, siapa yang punya perjalanan paling menarik? Jangan cuma kenal namanya, kenali juga rekam jejak dan kerja mereka di Senayan!