ManusiaSenayan.id – Guys, ada berita yang bikin kening berkerut sekaligus pengen ngakak miris. Jadi, Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat nemuin zat radioaktif Cesium-137 nempel di cengkeh asal Indonesia. Yup, cengkeh—si rempah legendaris yang dari zaman VOC sampai sekarang masih jadi idola dunia.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, langsung angkat suara. Katanya, “Produk Cengkeh ini merupakan tanaman rempah yang telah diminati berbagai bangsa dari belahan dunia sejak dulu kala. Sebagai negara penghasil cengkeh terbesar di dunia, kita semua harus melindungi tanaman rempah ini, agar bisa terus diperdagangkan secara leluasa di pasar global.”

Masalahnya, Cesium-137 itu bukan “bumbu penyedap” ya, tapi zat radioaktif yang kalau kebawa masuk tubuh bisa bikin organ rusak, sel rusak, bahkan risiko kanker naik. Untungnya, FDA bilang kadarnya masih aman. Tapi tetep aja, kata Alex, ini alarm keras: jangan santai dulu.

Beliau juga nyeletuk serius, “Tingginya kesadaran masyarakat global akan standar keamanan produk pangan, sejatinya sebangun dengan Ekonomi Hijau yang ada di Asta Cita Presiden Prabowo.”

Satirnya, ekonomi hijau udah digeber, tapi implementasinya di lapangan masih kayak sinyal HP di gunung—kadang ada, kadang ilang. Makanya Alex minta Bapeten segera turun tangan. Bahkan ditegasin, “Hasil investigasi Bapeten ini, walaupun pahit, harus dipublikasikan ke publik. Sehingga, citra positif kita sebagai negara terbesar pengekspor bahan rempah di dunia, terus terjaga.”

Nah, biar aman, lembaga pengawas baru perlu ada. Tapi Alex juga ngingetin, “jangan sampai penambahan itu, jadi hambatan baru.”

Intinya: rempah kita jangan sampai dikenal karena “cengkeh bercahaya”. Ekspor tetap lancar, kesehatan aman, dan ekonomi hijau jalan terus.