Manusiasenayan.id – Kalau lo kira politisi itu lahir langsung pakai jas dan dasi, cerita Fauzi Amro beda jalur. Lahir dari proses panjang, ditempa dari dunia akademik, organisasi, sampai bisnis, sebelum akhirnya mantap jadi Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.
Perjalanan pendidikannya nggak kaleng-kaleng. Ia memulai dari SDN 01 Remban Surulangun (1983–1989), lanjut ke SMPN 07 Kota Bengkulu, lalu SPP Dati I Bengkulu. Passion-nya di sektor peternakan serius banget. Ia kuliah di IPB jurusan Peternakan (1995–1998), lanjut ke Universitas Padjadjaran (1998–2001) dengan jurusan yang sama. Belum puas, ia ambil Pasca Sarjana UI bidang Sospol (2001–2005). Kombinasi teknis dan sosial-politik? Komplet.
Kariernya juga dimulai dari bawah. Tahun 1998–2001 ia jadi peneliti di UP3J Fakultas Peternakan & RPH Kabupaten Bekasi. Lanjut riset di PT Lembu Sodo Mandiri dan jadi instruktur pelatihan manajemen penggemukan domba. Artinya, sebelum ngurus APBN, ia udah kenyang pengalaman di sektor riil.
Masuk ke dunia politik, Fauzi sempat jadi Staf Ahli Fraksi PBR DPR RI (2004–2009). Dari situ, jam terbangnya makin matang. Ia juga aktif di dunia usaha sebagai Direktur Marketing PT Daya Cipta Kreasindo, Komisaris Utama CV Muratara Jaya, sampai Owner Faris Laundry & Dry Cleaning. Politik jalan, bisnis juga gas.
Karier legislatifnya resmi dimulai saat terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2014–2019, lalu lanjut lagi periode 2019–2024. Kini, ia duduk di Komisi XI DPR RI, alat kelengkapan dewan yang mengurusi keuangan negara, perbankan, pajak, dan kebijakan fiskal. Bukan komisi biasa—ini jantungnya ekonomi nasional.
Di internal partai, perannya juga strategis. Ia dipercaya sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera 3 DPP Partai NasDem (2019–sekarang). Sebelumnya, ia juga pernah memimpin DPW PBR Sumsel dan DPC Partai Hanura Muratara. Artinya, pengalaman lintas partai dan organisasi sudah ia lewati.
Soal organisasi? Jangan ditanya. Dari Ketua OSIS, Ketua Senat Mahasiswa Fapet IPB, Ketua HMI Cabang Bogor, sampai Ketua Umum PP PRI, semua pernah ia jalani. Aktivisme kampusnya kenceng, kepemimpinannya kebentuk sejak muda.
Prestasinya juga diakui. Tahun 2018, ia menerima Tokoh Lintas Politika Awards dari Lintas Politika.
Dari peneliti kandang ternak sampai kursi strategis di Senayan, langkah Fauzi Amro konsisten: kerja nyata, naik level, dan sekarang ikut mengawal arah kebijakan ekonomi negara. Bukan karier instan—ini proses panjang yang ditempa pengalaman.
