Manusiasenayan.id – Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, kasih pesan tegas yang nggak bisa ditawar: efisiensi anggaran jangan sampai jadi alasan buat turunnya performa lembaga. Hal itu ia sampaikan langsung saat memimpin Rapat Kerja Pembahasan Usulan Anggaran Tahun 2027 di Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (26/2/2026).
Buat Indra, tahun 2026 jadi momen penting karena DPR RI ikut menerapkan kebijakan efisiensi sebagai bentuk dukungan terhadap arahan Presiden RI. Tapi, ia nggak mau efisiensi dimaknai sekadar “ngerem” pengeluaran. Justru sebaliknya, ini harus jadi momentum buat beresin sistem kerja biar makin tajam dan terukur.
“Efisiensi bukan berarti menurunkan produktivitas. Justru ini saatnya kita memastikan setiap rupiah anggaran menghasilkan output dan outcome yang jelas,” tegasnya.
Menurutnya, kebijakan ini memang jadi tantangan tersendiri buat Sekretariat Jenderal DPR RI, apalagi dalam menjaga kualitas dukungan terhadap tiga fungsi utama DPR: legislasi, anggaran, dan pengawasan. Di tengah pengetatan, kualitas kerja nggak boleh kendor.
Makanya, penyusunan Anggaran 2027 harus pakai kacamata yang lebih jeli. Indra minta seluruh unit kerja mengedepankan prinsip efektivitas, urgensi, dan relevansi dengan tugas pokok masing-masing. Nggak ada lagi cerita program jalan cuma karena rutinitas tahunan.
Ia juga menegaskan pentingnya menyusun program secara selektif dan berbasis kebutuhan mendasar. Potensi pemborosan harus disikat, dan seluruh sumber daya yang ada wajib dioptimalkan.
“Anggaran harus jadi instrumen kinerja, bukan sekadar daftar kegiatan. Kita ingin efisiensi justru memperkuat kualitas pelayanan dan dukungan kelembagaan,” ujarnya lagi.
Indra bahkan menantang Setjen DPR RI buat membuktikan kalau tata kelola anggaran yang disiplin dan transparan bisa sejalan dengan peningkatan performa organisasi. Artinya, hemat iya, tapi tetap gaspol dalam capaian.
Rapat kerja itu kemudian lanjut ke pembahasan detail program dari masing-masing unit kerja. Tujuannya jelas: memastikan benang merah antara kebijakan efisiensi dan target strategis 2027 tetap nyambung.
Pesannya simpel tapi dalem: irit bukan berarti lelet. Di tangan manajemen yang tepat, efisiensi justru bisa jadi booster buat bikin kinerja DPR makin solid, terukur, dan berdampak nyata.
