Manusiasenayan.id – Di tengah politik nasional yang makin ramai sama gimmick dan perang pencitraan, sosok Iwan Kurniawan justru datang dengan gaya yang beda. Nggak terlalu banyak sensasi, nggak tiap hari cari spotlight. Tapi langkah politiknya pelan-pelan konsisten sampai akhirnya bikin namanya cukup disegani, terutama di Kalimantan Tengah.
Lahir di Banjarmasin, 12 Mei 1970, Iwan tumbuh besar dengan latar kehidupan yang dekat sama kultur masyarakat Kalimantan. Masa sekolahnya juga dihabiskan di Palangkaraya. Ia mengenyam pendidikan di SD Hippindo Banjarmasin sebelum lanjut ke SMP Negeri 2 dan SMA Negeri 2 Palangkaraya. Setelah itu, ia mengambil jurusan Ilmu Hukum di Universitas Tritunggal pada 2005–2009 dan kemudian melanjutkan studi Ilmu Administrasi di Universitas Prof. Dr. Moestopo pada 2018.
Yang bikin perjalanan Iwan menarik, dia bukan tipe politisi yang lahir langsung jadi elite. Sebelum duduk di DPR RI, ia aktif banget di organisasi kepemudaan dan keagamaan. Bahkan pada 1998–2003, ia dipercaya menjadi Ketua DPC Partai Nahdlatul Ulama sekaligus Ketua GP NU Provinsi Kalimantan Tengah. Dari situ keliatan kalau basis sosial dan jejaringnya memang dibangun dari bawah, bukan instan.
Karier organisasinya juga panjang. Ia pernah jadi Wakil Ketua KNPI Kalimantan Tengah, Ketua Pinbuk Palangkaraya, sampai Wakil Ketua MUI Palangkaraya periode 2005–2010. Pengalaman organisasi itu yang akhirnya bikin gaya komunikasinya dikenal cukup cair dan dekat dengan masyarakat.
Sebelum aktif penuh di Senayan, Iwan juga dikenal sebagai pengasuh di Pondok Pesantren Darul Amin. Buat sebagian orang, ini jadi sisi lain yang jarang dimiliki politisi modern. Ada sentuhan religius sekaligus sosial yang cukup kuat dalam perjalanan hidupnya.
Karier politiknya mulai naik saat menjadi anggota DPRD Kalimantan Tengah periode 2009–2014. Setelah itu, jalannya menuju Senayan terbuka lebar. Ia kemudian terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014–2019 dan terus dipercaya sampai sekarang.
Di internal partai, posisinya juga nggak main-main. Sejak 2008, Iwan Kurniawan dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Tengah, sebuah posisi penting yang nunjukin kalau ia punya pengaruh kuat dalam konsolidasi politik daerah.
Kini di DPR RI, ia duduk di Komisi II DPR RI, komisi yang ngurusin pemerintahan dalam negeri, pertanahan, birokrasi, sampai urusan pemilu. Bidang yang mungkin kelihatannya teknis, tapi dampaknya langsung kena ke kehidupan masyarakat sehari-hari.
Yang menarik, di tengah politik yang sering gaduh, gaya Iwan tetap cenderung low profile. Nggak meledak-ledak, tapi konsisten jalan. Dan justru model politisi kayak gini yang sekarang mulai banyak dilirik anak muda: kerja nyata, bukan cuma rame di media sosial.
