Manusiasenayan.id – Perjalanan menuju Senayan ternyata nggak selalu dimulai dari dunia politik. Ada yang berangkat dari dunia bisnis, organisasi, bahkan teknik sipil. Salah satunya Bertu Merlas, S.T., politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kini menjalankan tugas sebagai anggota Komisi XI DPR RI. Punya latar belakang teknik sipil dan pengalaman panjang di dunia usaha, Bertu membawa perjalanan yang cukup menarik untuk disimak.
Bertu mengawali pendidikannya di SDN I Sidomulyo pada 1982–1988, kemudian melanjutkan ke SMPN I Belitang pada 1988–1991. Setelah itu, ia menempuh pendidikan di SMAN I Belitang pada 1991–1993. Perjalanan akademiknya berlanjut ke Universitas Bandar Lampung, jurusan Teknik Sipil, dan berhasil diselesaikan pada 1998.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Bertu lebih dulu terjun ke dunia profesional. Pada 1999–2014, ia menjabat sebagai Direktur PT Gragasi Gani Sakti. Pengalaman selama kurang lebih 15 tahun di dunia perusahaan ini menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum masuk ke panggung politik nasional.
Nggak cuma berkutat dengan urusan pekerjaan, Bertu juga aktif membangun jejaring melalui organisasi. Pada 2002–2008, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua DPD Asosiasi Aspal Beton Indonesia Sumatera Selatan. Ia juga tercatat sebagai Ketua DPD LANIPUNG SAI sejak 2011 dan Bendahara FOKKU sejak 2012.
Langkah politiknya semakin terlihat ketika bergabung dengan PKB. Pada periode 2014–2024, Bertu tercatat sebagai Bendahara Fraksi PKB. Ia juga pernah mengemban amanah sebagai Wakil Bendahara DPP PKB pada 2019–2024.
Karier legislatifnya dimulai pada periode 2014–2019 dan berlanjut pada 2019–2024 sebagai anggota DPR RI Komisi XI. Di parlemen, ia juga tercatat terlibat dalam Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) serta sejumlah Panitia Khusus (Pansus).
Kini, Bertu Merlas menjalankan tugas di Komisi XI DPR RI. Komisi ini punya ruang lingkup strategis, mulai dari keuangan negara, perencanaan pembangunan nasional, perbankan, hingga lembaga keuangan lainnya.
Dengan bekal pengalaman sebagai pengusaha, aktivis organisasi, dan legislator, perjalanan Bertu memperlihatkan bagaimana latar belakang profesional bisa menjadi modal untuk berkiprah di dunia politik.
Pada akhirnya, kursi parlemen bukan sekadar posisi atau jabatan. Ada tanggung jawab besar untuk ikut mengawal kebijakan ekonomi dan memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan demi kepentingan masyarakat.
