Manusiasenayan.id – Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), bikin banyak warga harus menghadapi situasi darurat. Di tengah kondisi ini, Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko nggak cuma datang buat lihat-lihat. Dia turun langsung ke lapangan sambil membawa bantuan buat warga yang terdampak.
Sebanyak 100 paket bantuan sosial dibagikan kepada masyarakat di Mapolsek Alok, Jalan El Tari, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Sabtu (15/8/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kapolda NTT bareng Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan jajaran Forkopimda NTT. Mereka kompak turun ke lokasi untuk memastikan penanganan warga terdampak gempa benar-benar jalan.
Irjen Rudi menyampaikan dukacita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Sikka. Menurutnya, bantuan ini menjadi langkah awal Polda NTT untuk membantu warga melewati masa darurat.
“Kami hadir bukan hanya sekadar berkunjung, tetapi membawa bantuan awal untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Bantuan tahap selanjutnya akan segera kami distribusikan kembali,” ujar Rudi.
Sebanyak 100 warga penerima manfaat hadir dalam kegiatan tersebut. Bantuan kemudian diserahkan secara simbolis kepada 13 perwakilan warga oleh Gubernur NTT, Kapolda NTT, serta jajaran Forkopimda.
Di sisi lain, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan pemerintah daerah terus gerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Targetnya, bantuan logistik tambahan bisa segera dikirim ke Kabupaten Sikka dan diterima warga yang membutuhkan.
Melki juga meminta personel TNI, Polri, dan BPBD memastikan kebutuhan paling dasar warga tetap aman. Mulai dari makanan, bahan pangan, sampai air bersih untuk para pengungsi harus tersedia.
“Akses logistik dan makanan harus menjadi prioritas utama penanganan darurat saat ini. Kami membuka seluruh jalur pendistribusian bantuan, baik melalui TNI-Polri, lembaga swadaya masyarakat, maupun elemen masyarakat lainnya,” tegas Melki.
Nggak cuma soal bantuan, pemerintah juga mengingatkan warga supaya tetap tenang. Masyarakat diminta nggak gampang termakan isu atau kabar yang sumbernya belum jelas.
Warga diarahkan untuk mengikuti informasi resmi soal perkembangan gempa melalui BMKG dan pemerintah daerah. Jadi, jangan sampai kondisi yang sudah sulit malah makin ribet gara-gara berita hoaks.
Penyerahan bantuan berlangsung sekitar 45 menit dan berjalan aman serta lancar. Setelah dari Mapolsek Alok, rombongan Gubernur NTT dan Kapolda NTT lanjut cek langsung ke RSUD TC Hillers Maumere dan Pelabuhan Lorens Say.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan koordinasi penanganan bencana melalui Zoom Meeting di kantor BPBD Kabupaten Sikka.
Intinya, penanganan gempa nggak berhenti di seremoni bagi-bagi bantuan. Pemerintah daerah, aparat, dan berbagai pihak terus gas bareng memastikan kebutuhan warga terdampak tetap terpenuhi.
