Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin hadir buat masyarakat, Polda Riau kayaknya nggak mau cuma jago di atas kertas. Lewat Ekspedisi Merah Putih Presisi, mereka gaspol sampai ke pesisir Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), buat ngebawa sederet aksi nyata yang langsung nyentuh kebutuhan warga.

Di hari ketiga ekspedisi, Senin (3/8/2026), rombongan nggak cuma datang bawa bantuan sosial. Mereka juga turun tangan menjaga alam dengan menanam 810 bibit mangrove di kawasan pesisir yang selama ini rawan kena abrasi. Jadi, misinya bukan cuma bantu warga hari ini, tapi juga nyiapin pesisir tetap aman buat tahun-tahun berikutnya.

Kegiatan ini dihadiri Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Akmadi, sejumlah Pejabat Utama Polda Riau, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, Forkopimda Kabupaten Rokan Hilir, hingga masyarakat sekitar yang ikut meramaikan aksi tersebut.

Menurut Kombes Akmadi, Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan wujud pelaksanaan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar negara benar-benar hadir sampai ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Nah, Sinaboi dipilih karena jadi salah satu kawasan pesisir di Riau yang cukup rentan terdampak abrasi.

Buat Polda Riau, nanam mangrove bukan sekadar agenda seremonial buat foto-foto. Mangrove adalah benteng alami yang bisa membantu mengurangi abrasi, menjaga habitat biota laut, sekaligus bikin ekosistem pesisir tetap terawat.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan penanaman mangrove sebagai upaya menjaga lingkungan pesisir, tetapi juga memberikan bantuan sosial, pelayanan kesehatan, serta dukungan kepada nelayan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung kehadiran Polri,” kata Kombes Akmadi.

Tapi aksi mereka nggak berhenti di situ.

Selama ekspedisi berlangsung, tim juga ngeroll berbagai program sosial yang langsung dirasakan masyarakat. Mulai dari cek kesehatan gratis, konsultasi medis, pengobatan, pembagian obat-obatan, sampai pemberian kelambu antinyamuk malaria dan penyiraman serbuk larvasida buat mencegah penyebaran penyakit.

Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, suasana merah putih juga makin terasa. Tim ekspedisi membagikan 810 Bendera Merah Putih sekaligus memasangnya di rumah-rumah warga sebagai simbol semangat kebangsaan.

Di sisi lain, kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat juga ikut diperhatikan. Sebanyak 810 paket sembako dibagikan kepada warga pesisir yang membutuhkan agar bisa sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari.

Yang bikin nelayan makin semangat, Polda Riau juga menyerahkan 10 unit mesin ketinting. Bantuan ini diharapkan bisa bikin aktivitas melaut lebih efektif, hasil tangkapan meningkat, dan tentunya berdampak pada penghasilan keluarga nelayan.

Semua aksi tersebut menjadi bagian dari Program Green Policing Polda Riau, sebuah gerakan yang menggabungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pelayanan sosial kepada masyarakat.

Bupati Rokan Hilir Bustamam pun memberikan apresiasi atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi. Menurutnya, program ini bukan cuma menghadirkan bantuan, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.

Lewat ekspedisi ini, Polda Riau ingin nunjukin kalau menjaga keamanan itu nggak melulu soal penegakan hukum. Kadang, bentuk kehadiran negara juga bisa diwujudkan lewat nanam mangrove, bantu nelayan, bagi sembako, sampai kasih layanan kesehatan gratis. Karena buat masyarakat pesisir, aksi nyata jelas lebih kerasa daripada sekadar janji.