Manusiasenayan.id – Kalau selama ini kamu mikir kerjaan anggota DPR RI cuma rapat, bahas RUU, atau sidang di Senayan, ternyata nggak sesimpel itu. Ada juga legislator yang memilih tetap dekat dengan generasi muda lewat organisasi, forum internasional, sampai kegiatan pembinaan di berbagai daerah.

Buat mereka, anak muda bukan sekadar penonton politik. Justru generasi muda dianggap sebagai calon pemimpin yang harus disiapkan dari sekarang. Berikut tiga legislator yang dikenal aktif mendorong pengembangan kepemudaan lewat jalannya masing-masing.

Slamet Ariyadi: Dari Senayan, Tetap Fokus Cetak Pemimpin Muda

Menjadi anggota DPR RI tidak membuat Slamet Ariyadi menjauh dari dunia kepemudaan. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini justru mendapat amanah baru sebagai Ketua Umum Barisan Muda PAN (BM PAN) periode 2026–2031.

BM PAN merupakan organisasi sayap kepemudaan PAN yang berfokus pada kaderisasi, pelatihan kepemimpinan, hingga pengembangan potensi anak muda di berbagai daerah. Melalui organisasi ini, Slamet ingin menghadirkan ruang belajar sekaligus tempat bertumbuh bagi generasi muda yang tertarik terjun ke dunia organisasi maupun politik.

Bagi Slamet, membangun bangsa nggak bisa cuma mengandalkan pemimpin hari ini. Harus ada regenerasi kepemimpinan yang dipersiapkan sejak sekarang agar estafet kepemimpinan terus berjalan.

Kalau pakai bahasa tongkrongan, pesan yang dibawa cukup sederhana: masuk DPR bukan berarti ninggalin anak muda. Justru sekarang waktunya nyiapin calon pemimpin baru.

Ravindra Airlangga: Anak Muda Harus Ikut Duduk di Meja Diskusi

Sebagai Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP), Ravindra Airlangga aktif membawa isu keterlibatan generasi muda ke level internasional.

Salah satu contohnya ketika menerima delegasi Parlemen Muda Malaysia. Dalam forum tersebut, Ravindra mendorong agar semakin banyak anak muda terlibat dalam proses demokrasi ASEAN melalui ruang dialog dan kerja sama antarparlemen.

Menurutnya, tantangan masa depan nggak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah atau politisi senior. Generasi muda juga perlu hadir membawa perspektif baru, inovasi, dan solusi yang relevan dengan zamannya.

Intinya, politik bukan ruang eksklusif buat orang tua saja. Anak muda nggak cuma jadi penonton, tapi juga harus berani ngobrol, kasih ide, sampai ikut jadi pemimpin.

Dede Yusuf Macan Effendi: Pemuda Adalah Investasi Bangsa

Nama Dede Yusuf Macan Effendi sudah lama dikenal publik, baik sebagai tokoh nasional maupun Anggota DPR RI. Selama menjadi legislator, ia konsisten hadir dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda, kepemudaan, olahraga, pendidikan, hingga pengembangan karakter.

Melalui berbagai forum dan komunitas, Dede Yusuf terus mendorong lahirnya anak-anak muda yang aktif, berprestasi, dan memiliki semangat kepemimpinan.

Menurutnya, pembangunan bangsa bukan hanya soal infrastruktur atau regulasi, tetapi juga tentang menyiapkan kualitas sumber daya manusianya. Karena itulah, investasi terbaik adalah memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi.

Kalau dirangkum dengan gaya yang lebih santai, pesannya simpel: pemuda itu aset. Kalau dibina dari sekarang, Indonesia besok bakal jauh lebih keren.