ManusiaSenayan.id – Pernah lihat seseorang yang gesit di dunia politik, anak muda, dan budaya sekaligus? Nah, itulah Rycko Menoza—sosok yang bisa dibilang komplit dan punya warna tersendiri di panggung politik Indonesia.
Budaya sebagai Nafas
Yang bikin Rycko beda adalah komitmen pada adat. Sebagai Ketua Umum Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL), dia nggak sekadar duduk manis, tapi aktif banget melestarikan budaya. Belum lama ini, dia bahkan memberikan gelar adat “Pangeran Sejati” dan “Pangeran Permaisuri” kepada tokoh penting di Lampung. Buat Rycko, budaya bukan cuma sejarah, tapi juga bekal buat generasi muda biar tetap punya jati diri.
Program yang Nempel ke Warga
Saat nyalon Wali Kota Bandar Lampung, Rycko ngenalin enam program unggulan dengan nama catchy. Mulai dari Zaman Tenar (kesejahteraan tenaga honorer), Minat Saya (pendidikan & transportasi gratis), sampai Permak Kota (infrastruktur). Semua programnya nyambung dengan kebutuhan warga, dan jelas memperlihatkan visi yang pro-rakyat.
Aksi Nyata di Lapangan
Bukan cuma jago konsep, Rycko juga terbukti gercep di lapangan. Waktu banjir besar melanda Bandar Lampung awal 2025, dia langsung turun tangan bareng Pemuda Pancasila dan Lampung Sai buat bagi ribuan paket sembako. Dia juga mendorong BNPB dan Kemensos buat kasih perhatian lebih cepat. Jadi jelas, ini bukan tipe politisi yang cuma hadir saat kampanye.
Penghargaan, Tapi Tetap Humble
Rycko pernah dirangkul sebagai Tokoh Muda Nasionalis Lampung oleh KNPI. Dia diapresiasi karena kontribusinya nyata, dari membangun fasilitas publik kayak dermaga kuliner di Kalianda sampai terminal hasil pertanian. Meski sering terima penghargaan, sikapnya tetap rendah hati dan dekat sama masyarakat.
Bawa Nilai Kebangsaan ke Generasi Muda
Di banyak kesempatan, Rycko aktif menggaungkan Empat Pilar Kebangsaan. Bahkan, dia sering turun ke komunitas adat dan kelompok pemuda untuk ngobrol tentang Pancasila dan kebhinekaan. Pas Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025 kemarin, dia ngajak anak muda buat nggak sekadar hafal, tapi benar-benar ngejalanin nilai-nilai itu dalam kehidupan sehari-hari.
Kenapa Relevan Buat Kita?
Rycko Menoza nunjukkin kalau politisi bisa tetap dekat sama akar budaya, gercep di lapangan, tapi juga visioner buat masa depan. Buat anak muda, dia kasih contoh gimana caranya tetap pegang jati diri, tapi nggak ketinggalan zaman.
