ManusiaSenayan.id — Ada kabar segar dari dunia industri. Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, lagi-lagi ingetin soal pentingnya industri nasional biar bisa tarung di pasar global, bukan sekadar jadi juara RT.
Pas kunjungan ke Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, Yoyok dibuat bangga lihat produk snack yang biasa nongkrong di rak Indomaret dan Alfamart malah sukses berlayar ke Afrika. “Hari ini luar biasa, kita melihat langsung bagaimana produk snack yang biasa dijual di Indomaret dan Alfamart bisa diekspor hingga ke Afrika. Sepuluh kontainer tadi pagi dilepas, dan saya sangat bangga,” ujarnya.
Tapi nggak semua manis kayak bungkus snack. Yoyok nyoroti regulasi pemerintah yang katanya suka berubah kayak status WA gebetan. “Contohnya, soal izin impor gula yang sangat menghambat industri besar seperti Oreo. Padahal, ribuan tenaga kerja menggantungkan hidup dari industri ini. Jangan sampai kebijakan yang berubah-ubah justru merugikan industri,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.
Menurut Yoyok, industri itu mesin utama ekonomi nasional. Kalau mesinnya mogok gara-gara aturan ribet, ya rakyat juga ikut nyendat. Makanya, Komisi VII lagi dorong Panja Daya Saing Industri biar masalah ini bisa kelar. “Panja daya saing ini harus segera direalisasikan agar bisa melahirkan kebijakan bahkan undang-undang yang mempercepat proses perizinan dan menyederhanakan aturan, sehingga kawasan industri bisa berkembang pesat,” jelasnya.
Yoyok juga kasih jempol ke Jababeka yang udah nampung 1,3 juta pekerja. Bahkan dia punya ide gokil: perusahaan gede harusnya bisa gandeng koperasi dan pedagang kampung biar bisa nendang balik ritel modern.
“Industri adalah faktor utama pertumbuhan ekonomi. Karena itu, Panja Daya Saing ini harganya harus segera terealisasi,” pungkasnya.
