Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin Kalimantan Utara (Kaltara), ternyata ada empat senator DPD RI periode 2024–2029 yang dipercaya membawa suara masyarakat ke tingkat nasional. Meski datang dari latar belakang berbeda, mereka punya satu tujuan yang sama: memperjuangkan kepentingan daerah. Ada yang sudah lama malang melintang di dunia politik, ada juga wajah muda yang mencetak sejarah di parlemen. Yuk, kenalan!

Herman, Peraih Suara Terbanyak yang Hobi Turun ke Lapangan

Kalau bicara soal hasil Pemilu 2024 di Kalimantan Utara, Herman berhasil menjadi peraih suara terbanyak DPD RI dari Kaltara pada Pemilu 2024. Capaian itu menjadi bukti besarnya kepercayaan masyarakat terhadap dirinya.

Di balik aktivitasnya sebagai senator, Herman dikenal punya kebiasaan yang sederhana tetapi penting, yakni sering turun langsung ke daerah untuk mendengar aspirasi warga. Baginya, bertemu masyarakat secara langsung jauh lebih efektif dibanding hanya menerima laporan dari balik meja. Cara kerja seperti ini membuat berbagai persoalan di lapangan bisa dipahami secara utuh sebelum dibawa dan diperjuangkan di Senayan.

Hasan Basri, Berlatar Hukum dan Konsisten Serap Aspirasi

Nama H. Hasan Basri, S.E., M.H. bukan sosok baru bagi masyarakat Kalimantan Utara. Dengan latar belakang di bidang hukum, ia dikenal aktif memperjuangkan isu otonomi daerah serta pembangunan Kalimantan Utara, khususnya sebagai provinsi yang masih terus berkembang.

Kebiasaan yang paling menonjol dari Hasan Basri adalah rajin melakukan kunjungan kerja untuk menyerap aspirasi masyarakat. Tak hanya datang langsung ke lapangan, ia juga rutin membagikan aktivitasnya melalui kanal resmi agar masyarakat mengetahui perkembangan kerja yang sedang dilakukan. Langkah tersebut menjadi bentuk keterbukaan sekaligus upaya menjaga komunikasi dengan publik.

Larasati Moriska, Senator Termuda yang Dekat dengan Anak Muda

Di antara empat senator asal Kalimantan Utara, Larasati Moriska mencetak sejarah sebagai senator termuda se-Indonesia saat dilantik pada usia 22 tahun. Tak berhenti di situ, ia juga dipercaya menjadi Pimpinan Sementara DPD RI pada awal masa jabatan periode 2024–2029.

Sebagai representasi generasi muda, Larasati aktif memanfaatkan media sosial untuk membagikan aktivitasnya, menyampaikan informasi, sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat, terutama kalangan Gen Z. Kehadirannya membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk ikut mengambil peran dalam dunia politik dan memperjuangkan aspirasi daerah.

Marthin Billa, Politisi Senior yang Fokus Kawal Wilayah Perbatasan

Berbeda dengan Larasati yang membawa semangat generasi baru, Dr. Drs. Marthin Billa, M.M. merupakan sosok senior yang telah lama dikenal memperjuangkan pembangunan Kalimantan Utara, terutama kawasan wilayah perbatasan. Pada periode 2024–2029, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI.

Marthin memiliki kebiasaan membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan pemerintah daerah setiap kali menyerap aspirasi. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan lebih baik apabila pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan duduk bersama mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.

Empat senator, empat karakter berbeda. Namun, semuanya memiliki misi yang sama, yaitu membawa aspirasi Kalimantan Utara ke tingkat nasional. Ada yang mengandalkan pengalaman panjang, ada pula yang membawa perspektif generasi muda. Perbedaan itu justru menjadi kekuatan untuk memastikan suara masyarakat Kaltara semakin didengar di Senayan.