Manusiasenayan.id – Nama Hilda Manafe mungkin nggak selalu muncul di headline nasional. Tapi di Nusa Tenggara Timur, ia bukan figur asing. Lahir dan besar di Kupang, Hilda dikenal publik bukan cuma sebagai Senator DPD RI, tapi juga sebagai sosok yang lama bersentuhan dengan ruang sosial dan keluarga politik daerah.
Hilda adalah istri dari Jefri Riwu Kore, Wali Kota Kupang periode 2017–2022. Posisi ini bikin namanya otomatis ikut disorot—tapi menariknya, Hilda memilih jalur kerja sendiri. Ia maju sebagai Anggota DPD RI periode 2019–2024, lalu kembali dipercaya publik NTT pada Pemilu 2024 dengan 267.195 suara sah. Angka yang menunjukkan satu hal: basis pemilihnya bertahan.
Sebagai Senator DPD, Hilda banyak dikaitkan dengan isu-isu yang memang dekat dengan keseharian warga NTT: pemberdayaan perempuan, ekonomi keluarga, UMKM, dan akses layanan dasar di wilayah kepulauan. NTT, dengan tantangan geografis dan indeks pembangunan yang masih timpang, butuh representasi yang sabar dan konsisten, bukan sekadar retorika.
Di Senayan, gaya Hilda cenderung low profile. Ia bukan tipe yang rajin adu argumen di media, tapi aktif di forum-forum kerja DPD, khususnya yang berkaitan dengan daerah tertinggal, perempuan, dan pembangunan berbasis komunitas. Model kerja seperti ini sering luput dari sorotan, tapi justru krusial buat daerah yang jarang kebagian panggung nasional.
Fakta yang juga umum diketahui: keterlibatan Hilda di ruang publik sering menempatkannya sebagai jembatan aspirasi perempuan NTT, terutama soal kemandirian ekonomi rumah tangga dan peran perempuan dalam pembangunan daerah—isu yang relevan di provinsi dengan tingkat migrasi dan kerentanan ekonomi cukup tinggi.
Hilda Manafe bukan tipe politisi yang sibuk membangun citra. Ia datang, duduk, bekerja, lalu pulang ke dapil dengan pola yang relatif sama dari periode ke periode.
Di politik yang sering ribut soal siapa paling keras bersuara,
Hilda mengingatkan satu hal sederhana:
kadang yang paling dibutuhkan daerah adalah yang paling konsisten hadir.
Nggak selalu viral.
Tapi tetap kepilih.
