Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin representasi Sulawesi Barat di level nasional, nama Jupri Mahmud, S.E. sekarang resmi jadi salah satu wajahnya di Senayan. Ia duduk sebagai anggota DPD RI periode 2024–2029, mewakili Daerah Pemilihan Sulbar dengan nomor anggota B-118. Buat masyarakat Sulbar, ini bukan cuma soal kursi, tapi soal suara daerah yang akhirnya punya jalur langsung ke pusat.
Jupri lahir di Baru, tumbuh sebagai putra daerah yang ngerti betul karakter dan kebutuhan masyarakat Sulawesi Barat. Sebagai seorang pria dan beragama Islam, latar belakang sosial dan kulturalnya cukup dekat dengan mayoritas masyarakat di dapilnya. Kedekatan itu jadi modal sosial penting dalam membangun komunikasi politik yang nggak berjarak.
Dengan gelar Sarjana Ekonomi (S.E.), Jupri punya bekal akademik yang relevan buat ngomongin isu-isu strategis, mulai dari penguatan ekonomi daerah, pengelolaan potensi lokal, sampai dorongan investasi yang berpihak pada masyarakat. Apalagi Sulbar masih butuh banyak akselerasi di sektor infrastruktur, UMKM, pertanian, dan perikanan.
Sebagai anggota DPD RI, perannya jelas: mengawal kepentingan daerah dalam pembahasan kebijakan nasional, khususnya yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat-daerah, serta pengelolaan sumber daya. DPD memang bukan lembaga yang berdiri dalam sistem fraksi partai seperti DPR, tapi justru itu poinnya. Di sini, Jupri hadir bukan sebagai perwakilan partai, melainkan murni membawa mandat rakyat Sulbar.
Masuk di periode 2024–2029, Jupri punya waktu lima tahun buat membuktikan bahwa kursi senator bukan sekadar simbol representasi. Tantangannya nyata. Sulbar masih butuh pemerataan pembangunan, penguatan fiskal daerah, dan kebijakan pusat yang lebih sensitif terhadap kondisi wilayah timur Indonesia.
Gaya Jupri cenderung membumi. Nggak banyak drama, lebih fokus ke kerja representasi. Buat anak muda Sulbar, kehadirannya bisa jadi sinyal bahwa politik nggak harus selalu ribet dan elitis. Ada ruang buat figur daerah yang naik lewat legitimasi suara rakyat, bukan sekadar panggung pencitraan.
Dengan nomor anggota B-118, Jupri Mahmud sekarang resmi jadi bagian dari wajah baru DPD RI. Dari Baru ke Senayan, dari Sulbar ke forum nasional, ia memikul satu tugas utama: memastikan kepentingan daerahnya nggak tenggelam di tengah riuh politik pusat.
Karena pada akhirnya, kursi di DPD RI itu bukan tentang siapa yang duduk. Tapi tentang siapa yang benar-benar berdiri buat daerahnya.
