Manusiasenayan.id – Di tengah hiruk-pikuk politik yang sering keliatan kaku dan penuh formalitas, nama Aanya Rina Casmayanti muncul dengan vibe yang beda. Nggak banyak drama, tapi pelan-pelan bikin orang ngeh: “Oh, ini orang serius.”
Perempuan bernama lengkap Aanya Rina Casmayanti, S.E. ini lahir di Bandung, 10 Oktober 1981. Dari awal, hidupnya nggak jauh dari dunia kerja nyata. Sebelum duduk di kursi senator, Aanya udah lebih dulu ngerasain kerasnya bangun karier dari bawah—bukan tipe yang instan muncul pas musim politik.
Kariernya dimulai dari dunia profesional. Ia pernah menjabat sebagai Assistant Manager Operasional di SBB Media, posisi yang ngebentuk cara berpikirnya jadi lebih sistematis dan problem-solver. Nggak berhenti di situ, Aanya juga terjun ke dunia bisnis sebagai Owner Star Travel, yang ia kembangkan sejak awal 2000-an. Dari sini, dia belajar langsung soal manajemen, pelayanan, sampai gimana menghadapi dinamika pasar yang naik-turun.
Masuk ke politik? Buat Aanya, ini bukan sekadar “naik kelas”, tapi soal memperluas dampak. Di Pemilu 2024, ia berhasil melenggang ke Dewan Perwakilan Daerah dari Dapil Jawa Barat dengan perolehan suara yang signifikan. Bukan hal gampang, apalagi Jawa Barat dikenal sebagai salah satu dapil paling kompetitif di Indonesia.
Di Senayan, Aanya berkiprah di Komite I, yang fokus pada isu-isu strategis seperti otonomi daerah dan hubungan pusat-daerah. Tapi kalau dilihat dari gaya kerjanya, dia bukan tipe yang betah duduk lama di balik meja. Lebih sering, Aanya turun langsung ke lapangan—ketemu warga, dengerin keluhan, dan nyari tahu masalah dari sumbernya.
Mulai dari isu lapangan kerja, UMKM, sampai persoalan sosial seperti stunting dan kekerasan dalam rumah tangga, semuanya jadi perhatian. Cara kerjanya simpel: dengar dulu, pahami, baru dorong solusi. Salah satu yang cukup sering dia suarakan adalah penguatan ekonomi berbasis komunitas, termasuk koperasi desa untuk bantu masyarakat lepas dari jeratan ekonomi yang nggak sehat.
Menariknya, Aanya juga mencoba adaptif dengan perkembangan zaman. Pendekatan digital mulai dimanfaatin buat memperluas akses masyarakat terhadap layanan dan aspirasi. Jadi nggak cuma konvensional, tapi juga relevan dengan kebutuhan generasi sekarang.
Secara personal, Aanya dikenal sebagai sosok yang cukup low profile. Beragama Islam, ia membawa nilai-nilai kedekatan sosial dalam cara berpolitiknya—lebih banyak kerja dibanding banyak bicara.
Dari Bandung ke Senayan, perjalanan Aanya Rina Casmayanti nunjukin satu hal: politik nggak harus selalu ribet dan penuh gimmick. Kadang, yang dibutuhin cuma konsistensi, pengalaman nyata, dan kemauan buat benar-benar turun tangan.
