Manusiasenayan.id – Pergantian bos di Badan Gizi Nasional (BGN) langsung dapat perhatian dari Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati. Menurutnya, penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar ganti orang di kursi pimpinan. Ini jadi momentum buat ngebut memperkuat BGN sekaligus bikin Program Makan Bergizi Gratis (MBG) makin tepat sasaran dan benar-benar terasa manfaatnya buat masyarakat.

Sari bilang, jabatan baru yang diemban Sudaryono bukan cuma soal status, tapi juga amanah besar yang harus dibuktikan lewat kerja nyata. Ia berharap Sudaryono bisa langsung tancap gas, membangun koordinasi yang solid, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap program berjalan secara profesional.

Menurutnya, Program MBG bukan program yang bisa dianggap biasa. Program ini merupakan investasi jangka panjang pemerintah untuk mencetak generasi Indonesia yang lebih sehat, lebih cerdas, dan siap bersaing di masa depan. Karena itu, BGN dituntut punya kepemimpinan yang cepat mengambil keputusan, adaptif menghadapi tantangan, dan mampu memastikan setiap kebijakan benar-benar sampai ke masyarakat.

Sari juga menyoroti pentingnya kolaborasi. Ia berharap Sudaryono bisa ngerangkul banyak pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, sekolah, pelaku usaha, sampai mitra penyedia layanan. Menurutnya, kalau semua pihak bisa bergerak bareng, pelaksanaan Program MBG bakal jauh lebih efektif, efisien, dan merata di seluruh Indonesia.

Nggak cuma soal pelaksanaan, Sari juga mengingatkan agar BGN makin serius memperkuat pengawasan. Baginya, pengelolaan anggaran negara harus dilakukan secara transparan dan akuntabel supaya kepercayaan publik terhadap Program MBG terus terjaga.

“Program sebesar ini harus benar-benar bersih dan bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai niat baik negara malah terganggu gara-gara tata kelola yang lemah,” kira-kira begitu pesan yang ingin ditegaskan Sari.

Selain menjaga program yang sudah berjalan, ia juga berharap kepemimpinan baru mampu ngasih gebrakan lewat berbagai inovasi pelayanan. BGN, menurutnya, harus semakin responsif terhadap persoalan di lapangan dan terus meningkatkan kualitas layanannya agar manfaat program bisa dirasakan lebih luas.

Sebagai pimpinan DPR RI, Sari memastikan parlemen bakal terus mengawal jalannya Program MBG. DPR akan menjalankan fungsi pengawasan agar program ini benar-benar berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN pada Rabu (22/7/2026). Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya pada hari yang sama. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78B Tahun 2026.

Dengan kepemimpinan baru ini, harapannya BGN bukan cuma ganti nakhoda, tapi juga naik level. Sebab, kalau Program Makan Bergizi Gratis bisa dijalankan dengan baik, manfaatnya nggak cuma dirasakan hari ini, tapi juga jadi bekal penting buat mewujudkan Indonesia Emas 2045.