Manusiasenayan.id – Jambi punya empat senator dengan cerita yang nggak kalah menarik. Ada yang lama berkutat di dunia pendidikan dan parlemen, ada wajah muda dengan background fashion, ada mantan Wakil Wali Kota, sampai senator senior yang comeback ke DPD RI.
Kalau biasanya politik terasa serius dan kaku, empat nama ini justru punya perjalanan yang cukup berwarna. Yuk, kenalan satu-satu!
Elviana — Dari Ngajar, Lanjut Gas di Senayan
Kalau ngomongin Elviana, perjalanan politiknya nggak dimulai dari ruang partai, tapi dari dunia pendidikan. Ia punya latar akademik Biologi dan menyelesaikan pendidikan S2 di IPB. Dalam profil KPU, Elviana juga tercatat pernah menjadi anggota DPR RI periode 2004–2009.
Jadi, sebelum sibuk ngomongin kebijakan, Elviana sudah lebih dulu akrab dengan dunia pendidikan. Dari ruang kelas, perjalanannya kemudian berlanjut ke parlemen.
Di Pemilu 2024, Elviana kembali dipercaya warga Jambi untuk duduk di DPD RI. Yang bikin angkanya makin menarik, ia mengantongi 291.334 suara, sekaligus menjadi peraih suara terbanyak calon DPD Jambi.
Kini, Elviana juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Komite IV DPD RI. Komite ini banyak bersinggungan dengan urusan anggaran, keuangan negara, perimbangan keuangan pusat-daerah, hingga pembangunan daerah. Pada 2026, ia masih aktif menjalankan tugas tersebut, termasuk mengawal isu KUR dan inklusi keuangan di Jambi.
Dari ngajar, sekarang ikut ngawal kebijakan. Gas terus, Bu!
Ivanda Awalina — Senator Muda, Tapi Background-nya Fashion
Nah, kalau Ivanda Awalina Firdausi Sukandar, ceritanya agak beda dari kebanyakan politisi.
Lahir pada 11 Mei 1996, Ivanda menjadi salah satu wajah baru DPD RI dari Jambi untuk periode 2024–2029. Usianya masih relatif muda, tapi langsung masuk ke panggung politik nasional setelah berhasil mendapatkan 272.892 suara pada Pemilu 2024.
Yang bikin profilnya makin menarik adalah latar pendidikannya. Ivanda justru menekuni Fashion Design dan mengambil pendidikan Diploma 3 di Instituto di Moda Burgo. Jadi, dunia yang sebelumnya ia geluti bukan jas politik, melainkan dunia desain dan fashion.
Koneksi dengan dunia politik juga sudah ada dari keluarganya. Ivanda merupakan putri Sukandar, mantan Bupati Tebo dua periode, dan Saniatul Lativa yang pernah menjadi anggota DPR RI.
Tapi sekarang, panggungnya sudah beda. Dari dunia kreatif, Ivanda ikut membawa suara Jambi ke tingkat nasional.
Biasanya desain outfit, sekarang ikut desain kebijakan. Plot twist yang nggak biasa!
M. Sum Indra — Dari Balai Kota Naik Level ke Senayan
Kalau pengalaman pemerintahan daerah jadi modal utama, M. Sum Indra punya cerita yang pas banget.
Sebelum duduk di DPD RI, Sum Indra sudah lebih dulu merasakan bagaimana rasanya berada di lingkar pemerintahan daerah. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi periode 2008–2013.
Pengalaman itu kemudian dibawa ke level nasional. Sum Indra menjadi senator Jambi dan kembali terpilih pada Pemilu 2024. Berdasarkan penetapan KPU, ia memperoleh 166.140 suara dan berada di peringkat keempat perolehan suara calon DPD Jambi.
Dengan pengalaman pernah berada di pemerintahan kota, Sum Indra punya bekal langsung tentang bagaimana kebijakan pemerintah berdampak ke daerah. Pengalaman semacam ini tentu jadi modal ketika membawa persoalan daerah ke meja pembahasan di tingkat nasional.
Singkatnya, dia bukan cuma tahu teori pemerintahan. Sudah pernah turun langsung di lapangan.
Dari Balai Kota, lanjut naik level ke Senayan.
Abu Bakar Jamalia — Senator Senior yang Comeback
Terakhir, ada H. Abu Bakar Jamalia, salah satu nama senior dalam daftar senator Jambi.
Lahir di Kuala Tungkal pada 21 Juli 1953, Abu Bakar sebelumnya pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat periode 1999–2004. Setelah itu, ia berhasil masuk DPD RI dan menjadi senator Jambi periode 2014–2019.
Cerita comeback-nya terjadi pada Pemilu 2024. Abu Bakar memperoleh 140.945 suara. Dalam keputusan KPU, ia ditetapkan sebagai calon terpilih menggantikan H. M. Syukur yang mengundurkan diri.
Jadi, Abu Bakar memang bukan wajah baru di Senayan. Ia pernah duduk sebagai senator, sempat tidak berada di DPD pada periode berikutnya, lalu kembali lagi untuk periode 2024–2029.
Dan sekarang, pengalamannya kembali mendapat tempat. Pada Agustus 2026, Abu Bakar dipercaya sebagai Wakil Ketua Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI.
Pernah pamit dari Senayan, sekarang balik lagi. Comeback, bro!
