Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terbayang mungkin pantai cantik, pulau-pulau eksotis, sampai kain tenun yang khas banget. Tapi di balik itu, NTT juga punya empat senator yang sekarang membawa cerita dan suara daerahnya langsung ke Senayan. Menariknya, mereka datang dari background yang beda-beda. Ada dokter muda, mantan tukang ojek, pegiat pendidikan, sampai senator perempuan yang aktif mengawal isu masyarakat. Yuk, kenalan lebih dekat.
Maria Stevi Harman — Dari Dunia Medis ke Senayan
Nama Maria Stevi Harman cukup mencuri perhatian karena datang dari dunia yang mungkin agak jauh dari politik: kedokteran. Senator perempuan NTT periode 2024–2029 ini menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Indonesia dan kemudian memperdalam penelitian medis di Monash University, Australia.
Sebelum duduk di Senayan, Stevi juga pernah mengabdi di sejumlah fasilitas kesehatan di Kupang, seperti Puskesmas Pasir Panjang, Puskesmas Manutapen, dan RSUD SK Lerik. Jadi, isu kesehatan bukan sekadar bahan rapat buat dia, tapi pernah bersentuhan langsung dengan realitas di lapangan.
Sekarang Stevi aktif di Komite III DPD RI yang menangani sejumlah isu seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, dan perlindungan sosial. Pada Pemilu 2024, ia meraih 405.579 suara, sekaligus menjadi peraih suara tertinggi calon DPD dari NTT.
Angelius Wake Kako — Dari Tukang Ojek ke Senayan
Kalau yang satu ini benar-benar punya cerita “plot twist”. Angelius Wake Kako tumbuh dari keluarga petani di Woloora, Ende. Untuk membantu keluarga sekaligus membiayai pendidikan, ia pernah menjalani berbagai pekerjaan, mulai dari loper koran, kondektur angkutan kota, buruh mete, sampai tukang ojek.
Jadi, sebelum berkutat dengan kebijakan negara, Angelo sudah lebih dulu akrab dengan kerasnya kehidupan di jalanan. Pengalaman itu kemudian membawanya ke dunia aktivisme dan politik hingga akhirnya menjadi senator NTT.
Di DPD RI, Angelo dipercaya sebagai Wakil Ketua I Komite II yang banyak membahas isu sumber daya alam, energi, lingkungan hidup, pertanian, hingga ekonomi daerah. Pada Pemilu 2024, ia memperoleh 362.645 suara.
Abraham Paul Liyanto — Nggak Cuma Ngomongin Pendidikan
Abraham Paul Liyanto juga bukan nama baru di dunia senator. Ia kembali dipercaya masyarakat NTT untuk duduk sebagai anggota DPD RI periode 2024–2029.
Yang menarik, perhatiannya nggak jauh-jauh dari pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bahkan, Abraham ikut membangun ekosistem pendidikan di Kupang melalui lembaga pendidikan dan Universitas Citra Bangsa.
Baginya, pendidikan dan kesehatan punya hubungan erat dengan upaya mengangkat kesejahteraan masyarakat NTT. Jadi, bukan cuma ngomong di forum, tapi ikut membangun dari daerah. Pada Pemilu 2024, Abraham meraih 279.392 suara.
Hilda Manafe — Senator Perempuan yang Kawal Isu Rakyat
Nama Hilda Manafe juga kembali masuk jajaran senator NTT periode 2024–2029. Pada Tahun Sidang 2025–2026, Hilda dipercaya menjadi Wakil Ketua I Badan Kehormatan DPD RI.
Di berbagai agenda DPD, Hilda aktif membawa isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari transparansi, akuntabilitas, kesehatan, hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokusnya bukan sekadar bagaimana kebijakan dibuat, tapi juga bagaimana manfaatnya bisa benar-benar terasa sampai ke daerah.
Pada Pemilu 2024, Hilda mengantongi 267.195 suara. Dari Senayan, ia terus membawa perspektif daerah kepulauan dan masyarakat yang selama ini sering berada jauh dari pusat pengambilan keputusan.
Empat tokoh, empat background, empat cerita yang beda. Tapi ujungnya tetap satu: membawa suara NTT ke pusat.
