Manusiasenayan.id – Siapa sih yang nggak mau hidup panjang dan tetap sehat? Nah, hal ini juga lagi jadi perhatian Menteri Kesehatan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ingin terus dongkrak angka harapan hidup masyarakat Indonesia. Targetnya nggak main-main. Indonesia ingin belajar dari Jepang yang punya angka harapan hidup termasuk paling tinggi di dunia.

Menkes menyebut angka harapan hidup di Jepang mencapai sekitar 84 tahun. Negara tersebut juga punya banyak warga yang bisa bertahan hidup sampai usia 100 tahun atau lebih. Orang yang mencapai usia tersebut biasa disebut centenarian.

“Jepang itu angka harapan hidupnya 84, termasuk yang paling tinggi di dunia. Kalau dilihat, persentase orang Jepang hidup di atas 100 tahun itu paling banyak,” ujar Menkes saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).

Indonesia Juga Lagi Naik

Kalau dibandingkan Jepang, angka harapan hidup Indonesia memang masih cukup jauh. Tapi kabar baiknya, angkanya terus bergerak naik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka harapan hidup masyarakat Indonesia kini sekitar 74 tahun. Sebelumnya, angka tersebut berada di kisaran 72 tahun.

Pemerintah pun sudah memasang target berikutnya. Pada 2029, angka harapan hidup Indonesia ditargetkan bisa mencapai 76 tahun.

Menurut Menkes, peluang untuk mengejar capaian Jepang sebenarnya terbuka. Tapi, pemerintah nggak bisa jalan sendirian. Masyarakat juga harus ikut ambil bagian.

Mau Panjang Umur? Kebiasaan Harus Dibenerin

Menkes melihat ada beberapa kebiasaan masyarakat Jepang yang bisa dicontoh. Mulai dari makan dengan baik, tidur cukup, rutin olahraga, sampai menjaga pikiran agar nggak gampang stres.

Menurutnya, kesehatan bukan cuma soal bagaimana mengobati penyakit. Yang nggak kalah penting adalah bagaimana menjaga tubuh supaya penyakit tidak gampang datang.

“Mereka nggak hanya mengobati pas sakit, tapi mereka menjaga agar hidupnya sehat,” kata Menkes.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kondisi mental. Menurutnya, hidup sehat tetapi terus mengalami stres juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Karena itu, masyarakat didorong menjadikan hidup sehat sebagai ambisi pribadi, bukan sekadar sesuatu yang dilakukan ketika sudah jatuh sakit.

Cek Kesehatan Gratis Jadi Salah Satu Jurus

Pemerintah juga nggak cuma mengandalkan perubahan gaya hidup. Kemenkes sebelumnya menyebut Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai salah satu intervensi untuk memperkuat pencegahan penyakit.

Lewat pemeriksaan kesehatan, masyarakat bisa mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Ini penting karena beberapa penyakit serius sering kali baru terasa ketika kondisinya sudah cukup berat.

Program tersebut salah satunya menyasar tiga penyakit yang menjadi pemicu kematian tertinggi di Indonesia, yaitu stroke, penyakit jantung, dan penyakit ginjal.

Jadi, kalau mau umur panjang, rumusnya bukan cuma “sakit baru berobat”. Mulai dari makan lebih baik, tidur cukup, olahraga, kelola stres, dan rutin cek kesehatan juga perlu jadi kebiasaan.

Target 76 tahun pada 2029 memang masih perlu dikejar. Tapi kalau masyarakat dan pemerintah sama-sama bergerak, angka harapan hidup Indonesia punya peluang untuk terus naik.