Manusiasenayan.id – Suasana di SDN 10 Cakranegara, Mataram, NTB, mendadak lebih hidup dari biasanya. Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, datang langsung buat menyapa para siswa sekaligus menyalurkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), Kamis (30/4/2026). Bukan sekadar formalitas, momen ini jadi bukti kalau dukungan pendidikan itu nyata dan langsung nyentuh ke anak-anak yang butuh.
Beasiswa PIP yang dibagikan ini merupakan bagian dari aspirasi tahun 2026. Jumlahnya nggak main-main—ratusan siswa menerima bantuan supaya tetap bisa lanjut sekolah dan ngejar mimpi mereka tanpa kebebanan biaya.
“Semua anak berhak punya masa depan cerah, tanpa pengecualian,” kata Sari. Pesannya simpel tapi ngena. Di hadapan para siswa, dia juga nyemangatin mereka buat terus belajar. “Semangat ya, pejuang masa depan. Kita tunggu karya hebat kalian,” lanjutnya.
Sebagai wakil rakyat dari dapil NTB, Sari nggak cuma ngomong. Dia konsisten dorong peningkatan jumlah penerima PIP tiap tahun. Hasilnya? Kuota penerima dari jalur aspirasi yang dia perjuangkan terus naik.
“Kuota yang kita bagikan sekitar 10 ribu lebih, tersebar sampai ke pelosok di semua kabupaten/kota di Pulau Lombok,” jelasnya. Artinya, program ini nggak cuma numpuk di kota, tapi juga menjangkau daerah yang sering luput dari perhatian.
Menurut Sari, PIP bukan sekadar bantuan biasa. Ini bagian dari upaya jangka panjang buat buka akses pendidikan seluas-luasnya. Apalagi, meskipun sekolah sekarang gratis, kebutuhan lain kayak buku, seragam, sampai transportasi tetap butuh biaya.
“Beasiswa ini bisa dipakai untuk kebutuhan itu,” tegasnya.
Program PIP sendiri jadi bukti kolaborasi antara pemerintah dan DPR RI dalam memastikan pendidikan lebih merata. Kehadiran langsung Sari di tengah siswa juga jadi dorongan moral—biar mereka makin percaya diri dan yakin masa depan itu bisa mereka raih.
Dampaknya? Sudah mulai terasa di masyarakat. Karena itu, Sari berkomitmen buat terus memperjuangkan penambahan kuota agar makin banyak pelajar yang kebagian manfaat.
“Beasiswa ini sudah banyak membantu. Saya akan terus dorong supaya kuotanya bertambah,” tutupnya.
Acara ini juga dihadiri Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda, serta jajaran Fraksi Golkar dan para wali siswa. Suasananya hangat, penuh antusias—dan yang paling penting, penuh harapan.
