Manusiasenayan.id – Kalau banyak politisi datang dari dunia aktivis atau pengusaha, Daniel Johan punya jalur yang agak berbeda. Sebelum dikenal sebagai anggota DPR RI, ia pernah menjadi auditor, aktivis organisasi, pendiri berbagai lembaga sosial, sampai akhirnya dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat di Senayan.
Lahir pada 10 April 1972, Daniel Johan merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini duduk sebagai Anggota Komisi IV DPR RI. Komisi ini membidangi urusan pertanian, pangan, kehutanan, kelautan, dan perikanan. Singkatnya, banyak isu yang berhubungan langsung dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat berada dalam ruang lingkup kerja yang dia awasi.
Perjalanan akademiknya juga cukup panjang. Daniel mengawali pendidikan di SDN Tambora 03 Pagi dan Triratna sebelum melanjutkan studi Akuntansi di Universitas Tarumanegara. Semangat belajarnya tidak berhenti setelah lulus. Di usia yang tidak lagi muda, ia kembali ke bangku kuliah dan berhasil meraih gelar Magister Manajemen (2021) serta Doktor Manajemen dan Bisnis IPB University (2024). Langkah ini menunjukkan bahwa belajar dan meningkatkan kapasitas diri tidak mengenal batas usia.
Sebelum terjun penuh ke dunia politik, Daniel sempat bekerja sebagai auditor di KAP Wisnu pada 1996–1998. Pengalaman tersebut memberinya bekal memahami tata kelola dan pengawasan keuangan. Kariernya kemudian berlanjut sebagai Staf Khusus Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (2009–2014) sebelum akhirnya terpilih menjadi anggota DPR RI pada 2014.
Di dunia organisasi, kiprahnya bahkan lebih panjang. Sejak muda ia aktif membangun berbagai wadah pemberdayaan masyarakat. Daniel tercatat sebagai pendiri Majalah Putra, Forum Komunikasi Pemuda Indonesia (FKPI), National Institute for Democracy and Peace, Yayasan Pencerahan, hingga Institute of National Leadership and Public Policy (INLAPP). Di internal PKB, ia pernah menjabat Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB (2007–2019) dan kini dipercaya sebagai Ketua Bidang SDA dan Energi DPP PKB.
Selama menjadi legislator, Daniel dikenal cukup vokal dalam memperjuangkan isu ketahanan pangan, kesejahteraan petani, perlindungan lingkungan, dan pembangunan daerah. Tak heran jika ia dipercaya duduk di Komisi IV DPR RI, sekaligus menjadi anggota Badan Legislasi DPR RI yang berperan menyusun berbagai rancangan undang-undang strategis.
Dedikasinya juga mendapat pengakuan dari berbagai pihak. Pada 2018 ia menerima Anugerah Kehormatan Adat Kesultanan Sintang, Anugerah Bintang Kekerabatan Kesultanan Sambas, dan Gelar Kehormatan Kerajaan Amantubillah Mempawah. Selain itu, ia memperoleh Teropong Parlemen Award 2019 serta MKD Award DPR RI 2022.
Buat anak muda, Daniel Johan menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal tampil di depan kamera atau adu argumen di media sosial. Politik juga tentang konsistensi membangun gagasan, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan terus belajar agar bisa menghadirkan kebijakan yang lebih baik. Dari ruang audit, organisasi kepemudaan, hingga ruang rapat parlemen, perjalanan Daniel Johan membuktikan bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari kerja panjang yang tidak selalu terlihat di permukaan.
