Manusasenayan.id – Mudik Lebaran selalu jadi momen yang paling ditunggu banyak orang. Tapi di balik euforia pulang kampung, ada satu hal penting yang nggak boleh luput: kesiapan energi dan transportasi. Hal itu yang disorot Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo, saat memimpin kunjungan kerja reses Komisi VI DPR RI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026).

Menurut Eko, lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026 diprediksi bakal cukup tinggi. Karena itu, ia menegaskan pentingnya kesiapan sektor energi dan transportasi darat agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

Ia juga mengingatkan agar BUMN yang menjadi mitra kerja Komisi VI DPR RI benar-benar memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Apalagi di periode seperti mudik Lebaran, ketika jutaan orang bergerak dari kota ke kampung halaman secara bersamaan.

Fokus perhatian Komisi VI DPR RI kali ini cukup jelas. Mereka ingin mengawal kesiapan distribusi bahan bakar minyak (BBM), memastikan pasokan listrik tetap stabil, sekaligus mengecek kapasitas transportasi darat dan kereta api yang diprediksi bakal mengalami peningkatan penumpang secara signifikan.

“Perhatian kami difokuskan pada kesiapan distribusi BBM, keandalan pasokan listrik, serta kapasitas sistem transportasi darat dan perkeretaapian dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat yang sangat signifikan,” ujar Eko.

Bukan tanpa alasan. Setiap musim mudik, sistem energi dan transportasi nasional selalu menghadapi tekanan besar. Karena itu, menurut Eko, kesiapan teknis saja tidak cukup. Semua pihak juga harus memperkuat manajemen risiko, menjaga ketahanan jaringan, dan membangun koordinasi lintas sektor yang solid.

Politisi dari Fraksi PAN ini berharap seluruh BUMN terkait benar-benar siap menghadapi puncak mobilitas masyarakat. Ia menekankan pentingnya layanan energi dan transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan selama periode mudik.

“Sinergi antar BUMN serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus kualitas pelayanan publik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi VI DPR RI juga menerima paparan dari sejumlah BUMN strategis terkait kesiapan menghadapi arus mudik. PT Pertamina Patra Niaga, misalnya, menyatakan siap menjaga stabilitas pasokan dan distribusi energi selama periode mudik dan arus balik.

Hal yang sama juga disampaikan PT PLN (Persero) yang memastikan pasokan listrik tetap aman dan terkendali selama masa Lebaran.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Industri Kereta Api (INKA) menegaskan kesiapan sarana dan prasarana perkeretaapian untuk menghadapi lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.

Di sektor transportasi darat, Perum DAMRI juga menyatakan siap mendukung mobilitas masyarakat yang ingin pulang kampung. Terutama pada rute-rute yang biasanya mengalami lonjakan permintaan selama periode mudik dan arus balik.

Intinya, semua pihak sedang bersiap. Tinggal memastikan eksekusinya di lapangan benar-benar berjalan mulus, supaya perjalanan mudik 2026 bisa terasa lebih aman, nyaman, dan bebas drama.