ManusiaSenayan.id Suasana CNBC Financial Forum di Bursa Efek Indonesia awalnya serius banget—ya wajar, isinya para pejabat dan jagoan-jagoan sektor keuangan. Tapi Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir langsung ngelempar pesan yang bikin semua pasang telinga: ia ngajak investor dan pelaku pasar modal buat ikut bantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Nggak bisa cuma nonton dari layar monitor saham, bestie.

Adies buka dengan nada empati yang dalam. “Kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya untuk seluruh korban. Tetapi duka ini tidak boleh berhenti sebagai ucapan,” katanya. Alias: jangan berhenti di “turut berduka” lalu lanjut scroll TikTok.

Ia langsung lanjut ngegas dengan ajakan lebih tegas: “Kita membutuhkan tindakan nyata yang cepat, tepat, dan terukur. Karena itu saya mengajak para investor dan pelaku pasar modal untuk bersama-sama memperkuat pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar.”

Bukan main, pesan ini dilontarkan di hadapan “skuad elit” sektor keuangan: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun, Gubernur BI Perry Warjiyo, Ketua OJK Mahendra Siregar, dan Ketua LPS Anggito Abimanyu. Kalau forum ini RPG, itu sudah party full team level 99.

Adies juga ngasih gambaran kondisi lapangan yang jauh dari kata “baik-baik saja”: jalan putus, daerah terisolasi, listrik dan jaringan yang hobi hilang-timbul. Pemerintah daerah? Ya jelas kerepotan.

Makanya Adies mendorong sektor swasta buat ikutan. “Dunia usaha memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang dapat membantu mempercepat proses rehabilitasi dan pemulihan. Ini momentum bagi sektor swasta untuk menunjukkan kontribusi terbaiknya,” tegasnya.

Ia nutup dengan reminder kalau ini bukan sekadar urusan ekonomi atau cari goodwill. “Ini bukan hanya tanggung jawab ekonomi. Ini adalah kerja kemanusiaan yang harus kita lakukan bersama,” ujarnya.

Kesimpulannya: kalau bencana datang tiba-tiba, pemulihannya jangan dibikin lama-lama. Apalagi kalau pelakunya sudah punya “modal” untuk bantu ngebut.