ManusiaSenayan.id — Pernah nggak sih ngerasa nyari keadilan di negeri sendiri tuh kayak nyari wifi gratis di tempat umum? Ada tulisannya “Free Access”, tapi pas dicoba malah “No Connection”. Nah, hal itu juga yang lagi dirasain banyak warga dan akhirnya mereka curhat langsung ke Komisi III DPR RI.
Kamis (23/10/2025), sejumlah warga datang ke Gedung Nusantara II, Senayan, buat ngeluh soal sengketa lahan, maladministrasi, sampai urusan hukum yang muter-muter kayak lagu TikTok versi remix. Untungnya, Adang Daradjatun, anggota Komisi III dari Fraksi PKS, langsung pasang telinga dan bilang:
“Kita mendengarkan langsung keluhan masyarakat tentang betapa sulitnya memperoleh keadilan. Komisi III hadir untuk menilai secara objektif, bukan menuduh lembaga tertentu, tapi melihat secara adil antara hak masyarakat dengan tanggung jawab institusi.”
Jadi bukan cuma sekadar “iya iya” doang, Adang memastikan bakal ada tindak lanjut nyata.
“Jika diperlukan, lembaga-lembaga terkait seperti BPN, kepolisian, dan pengadilan akan kita undang untuk memberikan klarifikasi,” jelasnya.
Ia juga menegaskan, Komisi III bukan sekadar tempat curhat hukum, tapi bakal jadi tim investigasi santai tapi serius. Adang bilang, setiap laporan bakal dikaji beneran, bukan cuma ditumpuk di meja kayak tumpukan tugas akhir yang nggak kelar-kelar.
“Langkah DPR bukan hanya sebatas menerima laporan, tetapi memastikan ada tindak lanjut nyata dari setiap pengaduan masyarakat,” tegasnya.
Sebelum nutup, Adang juga kasih pesan menohok:
“Kepercayaan publik kepada DPR untuk mencari keadilan adalah tanggung jawab besar yang akan kami jaga dengan transparansi dan keberpihakan pada kebenaran.”
Jadi, kalau kamu ngerasa dizalimi sistem, jangan cuma bikin utas panjang di X (Twitter). Datang aja ke Komisi III, siapa tahu keadilanmu nggak lagi buffering.
