Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin politisi yang kariernya dibangun dari bawah dan konsisten sampai bertahun-tahun di Senayan, nama Mahfudz Abdurrahman jelas layak diperhitungkan. Politisi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini dikenal sebagai salah satu wakil rakyat yang perjalanan hidupnya cukup panjang—mulai dari aktivis kampus, wartawan, pengusaha, sampai akhirnya duduk sebagai Anggota DPR RI.
Mahfudz lahir dan tumbuh dalam lingkungan yang cukup dekat dengan dunia pendidikan. Ia mengawali sekolah dasar di SDN Ciwaringin Cirebon (1971), lalu melanjutkan ke SMPN Ciwaringin Cirebon (1971–1974). Masa remajanya sempat berpindah ke Sumatera dan bersekolah di SMAN 5 Jambi (1974–1977). Setelah itu, ia kembali ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Jayabaya dan lulus pada 1982.
Semangat belajarnya tidak berhenti di situ. Beberapa tahun kemudian, ia kembali menempuh pendidikan di Universitas Krisna Dwipayana jurusan Administrasi Niaga (2006–2009). Latar belakang pendidikan ini cukup membentuk cara pandangnya terhadap dunia organisasi, bisnis, dan kebijakan publik.
Aktivis Kampus yang Jadi Politisi
Sejak masa kuliah, Mahfudz sudah aktif di dunia organisasi. Ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Universitas Jayabaya sekaligus Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Jayabaya. Selain itu, ia juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai ketua komisariat.
Pengalaman organisasi ini menjadi salah satu fondasi penting yang membentuk karakter kepemimpinannya. Dari sinilah jaringan sosial dan pengalaman kepemimpinannya mulai berkembang sebelum akhirnya ia masuk ke dunia profesional.
Dari Wartawan hingga Dunia Bisnis
Karier Mahfudz tidak langsung ke politik. Ia sempat meniti berbagai profesi. Di awal karier, ia bekerja di PT Kenrose Indonesia (1983–1986) di bidang marketing.
Pengalaman unik lainnya adalah ketika ia menjadi reporter di Tabloid Salam pada 1990–1992. Dunia jurnalistik memberinya perspektif berbeda tentang isu sosial dan politik yang berkembang di masyarakat.
Setelah itu, ia kembali ke dunia bisnis. Ia pernah menjabat Marketing Manager PT Bangun Segara (1996–1999) sebelum kemudian dipercaya menjadi Direktur perusahaan yang sama pada 1999–2004. Karier bisnisnya terus berkembang hingga menjadi Direktur Utama PT Mitra Inti Laksana (2005–2008). Saat ini ia juga dikenal sebagai Komisaris Utama PT Tata Optima Prestisa.
Aktif di Organisasi dan Partai
Selain di dunia bisnis, Mahfudz juga aktif di berbagai organisasi sosial dan profesional. Ia pernah menjadi Wakil Sekretaris Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Banten, Ketua bidang peternakan HKTI, hingga pendiri beberapa yayasan sosial seperti Yayasan Al Hassan Kota Bekasi dan Yayasan Iqro Kota Bekasi.
Di dunia politik, kiprahnya cukup kuat di tubuh PKS. Ia pernah dipercaya menjadi Bendahara Umum DPP PKS, anggota Majelis Syuro PKS, serta anggota Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS.
Mengawal Kebijakan dari Parlemen
Di tingkat nasional, Mahfudz dipercaya menjadi Anggota DPR RI dari Fraksi PKS. Di parlemen, ia terlibat dalam sejumlah alat kelengkapan dewan seperti Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi, serta Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang membahas kebijakan fiskal negara.
Perjalanan panjang dari aktivis, wartawan, pengusaha, hingga politisi ini membuat Mahfudz dikenal sebagai figur yang punya pengalaman cukup lengkap. Kombinasi pengalaman organisasi, bisnis, dan politik itulah yang membuat namanya tetap relevan dalam dinamika politik nasional hingga sekarang.
