Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin politisi yang jalannya ke Senayan nggak selalu lewat jalur politik sejak awal, nama Junico Bisuk Partahi Siahaan atau yang lebih dikenal sebagai Nico Siahaan termasuk salah satu yang menarik buat dibahas. Sebelum dikenal sebagai anggota DPR RI, publik lebih dulu mengenalnya sebagai figur publik di dunia hiburan. Tapi perjalanan hidupnya ternyata membawa Nico ke panggung yang berbeda: politik nasional.

Nico lahir di Bandung, 19 Juni 1969. Masa sekolahnya cukup berpindah kota, yang membuatnya terbiasa beradaptasi dengan berbagai lingkungan. Ia mengenyam pendidikan dasar di SD Xaverius V Palembang (1976–1982), lalu melanjutkan ke SMP Diponegoro (1982–1985). Setelah itu, Nico menempuh pendidikan menengah di SMAN 34 Jakarta jurusan IPS (1985–1988).

Minatnya pada dunia ekonomi kemudian membawanya kuliah di Universitas Padjadjaran, Fakultas Ekonomi (1988–1995). Masa kuliah ini jadi salah satu fase penting dalam membentuk cara pandangnya terhadap dunia kerja, bisnis, dan kehidupan sosial. Dari kampus inilah Nico mulai membangun jaringan dan pengalaman yang kelak berguna dalam perjalanan kariernya.

Sebelum masuk ke dunia politik, Nico sebenarnya cukup lama berkiprah di sektor profesional. Ia pernah menjabat sebagai Direktur PT Kelompok Tiga Sembilanbelas pada periode 2001–2013. Posisi ini memberinya pengalaman dalam dunia manajemen dan bisnis, sekaligus memperluas relasi di berbagai sektor. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal penting ketika ia memutuskan masuk ke dunia politik.

Langkah politik Nico mulai terlihat ketika ia bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pada Pemilu 2014, ia maju sebagai calon legislatif dan berhasil terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2014–2019. Di periode pertamanya di parlemen, Nico bertugas di Komisi X DPR RI, komisi yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, serta pariwisata.

Kepercayaan publik terhadapnya berlanjut di periode berikutnya. Pada 2019–2024, Nico kembali terpilih menjadi Anggota DPR RI dan kali ini bertugas di Komisi I DPR RI, yang menangani isu strategis seperti pertahanan, hubungan luar negeri, komunikasi, hingga keamanan informasi. Selain itu, ia juga terlibat dalam Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, lembaga yang mengelola berbagai aspek administrasi dan fasilitas kelembagaan DPR.

Di luar aktivitas parlemen, Nico juga aktif di berbagai organisasi. Ia pernah terlibat dalam Persatuan Golf Indonesia sebagai Bidang Komunikasi (2008–2013). Selain itu, ia juga aktif dalam organisasi sayap PDIP, Taruna Merah Putih, dengan posisi Sekjen DPD Jawa Barat (2012–2015) dan kemudian Ketua DPD Jawa Barat (2015–2018). Di internal partai, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (2015–2019).

Meski tidak tercatat memiliki penghargaan formal tertentu, perjalanan karier Nico menunjukkan satu hal menarik: politik bisa diisi oleh orang-orang dengan latar belakang beragam. Dari dunia profesional, organisasi, hingga parlemen, Nico Siahaan membuktikan bahwa pengalaman lintas bidang bisa menjadi modal penting untuk berkontribusi dalam kebijakan publik.