Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin Maluku Utara, jangan cuma ingat rempah, pulau-pulau eksotis, atau Kesultanan Tidore. Provinsi ini juga punya empat senator DPD RI periode 2024–2029 yang bertugas membawa aspirasi daerah ke tingkat nasional. Mereka dipilih langsung oleh rakyat melalui jalur perseorangan (nonpartai), sehingga hadir sebagai representasi masyarakat daerah, bukan kepentingan partai. Masing-masing punya cerita dan keunikan yang menarik untuk disimak.

R. Graal Taliawo: Peraih Suara Terbanyak dari Maluku Utara

Nama R. Graal Taliawo menjadi sorotan pada Pemilu 2024 setelah berhasil meraih suara terbanyak calon DPD RI dari Provinsi Maluku Utara. Raihan tersebut menjadi bukti tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sosok yang dikenal aktif di dunia pemerintahan dan organisasi.

Pengalaman itu menjadi modal penting dalam memahami persoalan masyarakat kepulauan. Graal banyak dikenal mendorong pemerataan pembangunan, terutama pada sektor konektivitas antarpulau, pelayanan publik, dan peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Sebagai senator, ia membawa semangat agar pembangunan tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terluar Maluku Utara.

Hidayat M. Sjah: Membawa Warisan Kesultanan Tidore ke Tingkat Nasional

Nama Hidayat M. Sjah tidak bisa dilepaskan dari Kesultanan Tidore, salah satu kerajaan bersejarah yang memiliki kontribusi penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Berasal dari keluarga Kesultanan Tidore, Hidayat dikenal membawa perpaduan nilai budaya, sejarah, dan kepentingan daerah dalam menjalankan tugas sebagai anggota DPD RI. Baginya, identitas budaya merupakan kekuatan yang bisa menjadi modal pembangunan sekaligus memperkuat posisi Maluku Utara di tingkat nasional.

Pada Pemilu 2024, Hidayat berhasil menjadi peraih suara terbanyak kedua dalam pemilihan anggota DPD RI dari Maluku Utara. Dukungan tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap sosok yang mengedepankan pelestarian budaya sekaligus pembangunan daerah.

Namto Roba: Konsisten Menyuarakan Aspirasi Daerah Kepulauan

Sebagai provinsi kepulauan, Maluku Utara memiliki tantangan pembangunan yang berbeda dibanding daerah lain. Kondisi itulah yang banyak menjadi perhatian Namto Roba.

Ia dikenal dekat dengan masyarakat pesisir dan kerap menyuarakan pemerataan pembangunan wilayah kepulauan, mulai dari akses infrastruktur, pelayanan publik, hingga kebutuhan masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

Terpilih sebagai anggota DPD RI periode 2024–2029, Namto membawa harapan agar aspirasi masyarakat di pulau-pulau kecil tetap mendapatkan ruang dalam pembahasan kebijakan nasional.

Hasby Yusuf: Wajah Baru dengan Semangat Regenerasi

Di antara empat senator Maluku Utara, Hasby Yusuf menjadi salah satu wajah baru yang berhasil mendapatkan kepercayaan masyarakat pada Pemilu 2024.

Ia lolos ke Senayan melalui jalur perseorangan (nonpartai) sesuai mekanisme pemilihan anggota DPD RI. Keberhasilannya menjadi bukti bahwa dukungan masyarakat tetap menjadi faktor utama dalam pemilihan senator.

Sebagai salah satu dari empat senator Maluku Utara periode 2024–2029, Hasby membawa semangat regenerasi dan representasi generasi baru. Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan perspektif segar dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Maluku Utara di tingkat nasional.