Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin wakil daerah di Senayan, banyak orang masih ngira semuanya anggota DPR. Padahal ada juga DPD RI, tempat para senator daerah memperjuangkan kepentingan provinsinya. Nah, dari Nusa Tenggara Timur (NTT), ada empat nama yang dipercaya masyarakat untuk periode 2024–2029. Menariknya, mereka datang dari latar belakang yang beda-beda. Ada dokter, mantan guru, pengusaha, sampai tokoh perempuan yang aktif di pemberdayaan masyarakat.
Maria Stevi Harman: Dokter yang Kini Bawa Aspirasi NTT
Kalau biasanya dr. Maria Stevi Harman dikenal melayani masyarakat lewat dunia kesehatan, sekarang ruang pengabdiannya makin luas. Pada Pemilu 2024, ia berhasil menjadi peraih suara terbanyak DPD RI dari Provinsi NTT, sebuah capaian yang menunjukkan tingginya kepercayaan publik.
Latar belakangnya sebagai dokter membuat Maria cukup dekat dengan isu kesehatan, perempuan, dan pelayanan masyarakat. Pengalaman itu menjadi modal penting untuk membawa berbagai persoalan pembangunan manusia dari NTT ke tingkat nasional. Kehadirannya juga memperkuat representasi perempuan NTT di DPD RI.
Angelius Wake Kako: Dari Ruang Kelas ke Ruang Aspirasi
Nama Angelius Wake Kako (AWK) bukan sosok baru di dunia organisasi. Sebelum duduk sebagai senator, ia dikenal sebagai mantan guru sekaligus pernah dipercaya menjadi Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI.
Pengalaman memimpin organisasi nasional membentuk kemampuannya dalam membangun komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat. Hingga kini, AWK dikenal sering turun langsung menyerap aspirasi masyarakat NTT, sehingga kedekatannya dengan warga menjadi salah satu ciri khas yang melekat.
Abraham Liyanto: Pengusaha Senior yang Konsisten Mengawal Pembangunan
Berbeda dengan dua nama sebelumnya, Abraham Liyanto datang dari dunia usaha. Sebagai pengusaha senior asal NTT, ia telah beberapa periode menjadi anggota DPD RI, menunjukkan konsistensi kepercayaan masyarakat terhadap dirinya.
Selama menjadi senator, Abraham dikenal fokus mendorong investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, dan pembangunan kawasan timur Indonesia. Menurutnya, potensi NTT perlu didorong agar mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hilda Manafe: Suara Perempuan untuk UMKM dan Pemberdayaan
Sementara itu, Hilda Manafe menjadi salah satu wajah penting keterwakilan perempuan NTT di DPD RI. Ia dikenal konsisten mengangkat isu UMKM, pemberdayaan perempuan, dan kesejahteraan masyarakat daerah.
Baginya, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat kecil mendapat kesempatan berkembang. Karena itu, Hilda terus membawa aspirasi pelaku UMKM, perempuan, dan komunitas lokal agar mendapat perhatian dalam kebijakan nasional.
Empat senator ini memang datang dari latar belakang yang berbeda. Namun, mereka memiliki tujuan yang sama, yakni memperjuangkan kepentingan Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional melalui DPD RI. Dengan pengalaman di bidang kesehatan, pendidikan, organisasi, dunia usaha, hingga pemberdayaan masyarakat, mereka diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebutuhan warga NTT dan kebijakan di tingkat pusat.
