Manusiasenayan.id – Kalau biasanya anggota DPR datang dari dunia politik atau aktivis kampus, Irham Jafar Lan Putra punya jalur yang agak berbeda. Sebelum duduk di kursi empuk Senayan, pria asal Lampung ini sudah lebih dulu menghabiskan puluhan tahun hidupnya buat ngurusin hutan, lingkungan, dan birokrasi pemerintahan.

Bisa dibilang, Irham adalah tipe orang yang naik levelnya pelan-pelan, tapi konsisten. Nggak instan, nggak ujug-ujug viral.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari SDN 5 Kotabumi, lanjut ke SMP Xaverius Kotabumi, kemudian SMA 2 Tanjungkarang. Setelah itu, ia memilih jalan yang cukup unik, yaitu masuk Akademi Kehutanan Bandung pada 1976. Kecintaannya terhadap dunia kehutanan berlanjut saat kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM) hingga lulus pada 1983.

Menariknya, Irham nggak cuma paham soal pohon dan hutan. Ia juga memperkuat pemahamannya soal aturan dengan menyelesaikan pendidikan Magister Hukum Universitas Lampung pada 2002. Jadi kalau bahasa tongkrongannya, paket lengkap: ngerti lapangan, ngerti regulasi.

Kariernya dimulai dari bawah. Tahun 1976 ia menjadi staf di Dinas Kehutanan Provinsi Lampung. Dari situ, Irham berpindah-pindah tugas di berbagai daerah sambil mengumpulkan pengalaman. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting.

Salah satu pencapaian besarnya adalah saat menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung periode 2007-2010. Nggak lama kemudian, ia mendapat amanah yang lebih besar sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Kehutanan periode 2010-2013. Jabatan ini membuatnya berada di level nasional dan ikut mengawasi tata kelola sektor kehutanan Indonesia.

Kalau soal pengabdian, negara bahkan memberikan apresiasi berupa Satyalancana Karya Satya 10, 20, dan 30 Tahun dari Presiden RI. Penghargaan yang nggak semua orang bisa dapatkan.

Di luar urusan pekerjaan, Irham juga aktif di banyak organisasi. Mulai dari olahraga, kepemudaan, hingga organisasi kemasyarakatan. Di dunia politik, langkahnya semakin serius ketika bergabung dengan PAN. Kini ia dipercaya menjadi Ketua DPW PAN Lampung sekaligus Anggota Mahkamah Partai PAN.

Pengalaman panjang itulah yang akhirnya membawanya ke DPR RI. Pada periode 2024-2029, Irham mendapat amanah sebagai anggota Komisi IV DPR RI, komisi yang mengurus pertanian, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan.

Kalau dipikir-pikir, penempatan ini memang relate banget sama perjalanan hidupnya. Dari muda sudah berkutat dengan urusan hutan, sekarang ikut mengawal kebijakan yang berdampak langsung pada petani, nelayan, hingga masyarakat desa.

Cerita Irham mungkin nggak penuh sensasi atau drama politik. Tapi justru di situlah menariknya. Di tengah era yang serba instan, perjalanan lebih dari 30 tahun di dunia kehutanan dan pemerintahan membuktikan kalau pengalaman dan konsistensi masih punya tempat untuk membawa seseorang sampai ke Senayan.