ManusiaSenayan.id – Di usia yang masih 28 tahun, Ivanda Awalina Firdausi Sukandar udah jadi salah satu wajah baru di DPD RI periode 2024–2029. Nggak main-main, dia berhasil melenggang ke Senayan dengan 272.892 suara dari Jambi.

Asal tahu aja, Ivanda lahir di Jakarta, 11 Mei 1996, dari keluarga dengan latar politik kuat: ayahnya Sukandar (mantan Bupati Tebo) dan ibunya Saniatul Lativa (eks Anggota DPR RI).

Tapi, meski punya “modal politik” keluarga, Ivanda nggak cuma duduk manis. Dia mulai nunjukkin gaya kerja yang serius, dekat dengan warga, dan terasa fresh buat generasi muda.

Diorama Kegiatan: Nggak Cuma Nyimak Kursi Senayan

1. Sosialisasi Empat Pilar ke Santri & Pelajar

Di Merangin, Ivanda ngajak santri dan pelajar buat lebih dari sekadar hafal Pancasila dan UUD 1945. Katanya, nilai kebangsaan itu harus dihidupkan dalam keseharian. Bahkan di Yayasan Tawakal (LDII Jambi), Ivanda diskusi langsung sama anak-anak SMP/SMA soal arti Pancasila di era sekarang.

2. Menyerap Aspirasi UMKM & Warga Lokal

Nggak jarang Ivanda turun langsung ke akar rumput. Dari audiensi bareng pelaku UMKM di Kabupaten Tebo, sampai menyerap aspirasi UMKM di Desa Giri Purno, Rimbo Ilir, dia dengerin langsung keluhan soal akses modal, pasar, sampai regulasi.

3. Aktif di Komite II DPD

Sebagai anggota Komite II, Ivanda ikut bahas isu-isu strategis nasional lewat forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Di sini dia belajar sekaligus mendorong solusi nyata yang relevan dengan daerah.

Gaya “Muda” Ivanda

  • Aktif di Instagram @ivandaafsukandarofficial, bikin dia relatable sama publik muda.
  • Feed IG-nya bukan cuma foto rapat formal, tapi juga interaksi langsung bareng masyarakat.
  • Fokus ke isu dekat warga: UMKM, kebangsaan, pendidikan, sampai kesejahteraan.

Ivanda tampil sebagai “senator yang mau denger”, bukan sekadar bicara dari podium.

Tantangan vs Peluang

Tantangan:

  • Ekspektasi tinggi dari publik (hasil nyata harus keliatan).
  • Menjaga independensi senator (DPD itu wakil daerah, bukan partai).
  • Nyambungin isu daerah dengan kebijakan pusat (biar nggak cuma jadi wacana).

Peluang:

  • Jadi jembatan suara Jambi di tingkat nasional.
  • Deketin Gen Z & milenial biar lebih peduli politik.
  • Dorong inovasi di bidang UMKM, pendidikan, kesehatan, & pertanian.

Ivanda Awalina Firdausi adalah salah satu bukti kalau generasi muda bisa punya ruang di politik nasional. Dari Jambi untuk Indonesia, langkahnya masih panjang — tapi gaya fresh, komunikasi terbuka, dan fokus ke masyarakat bisa jadi modal kuat buat bikin terobosan.