Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin sosok perwakilan daerah dari Papua yang punya karakter kuat dan perjalanan hidup yang nggak biasa, nama Pdt. David Harold Waromi, SM.Th. wajib banget masuk radar. Bukan sekadar politisi, tapi juga figur yang tumbuh dari akar pelayanan dan pengabdian.

David Harold Waromi lahir di Ambai, 05 November 1974, sebuah wilayah di Papua yang membentuk cara pandangnya tentang kehidupan dan masyarakat. Dari sana, ia tumbuh dengan nilai-nilai kuat—terutama soal kepedulian sosial dan pelayanan. Nggak heran kalau sebelum masuk dunia politik, jalur hidup yang ia pilih adalah dunia keagamaan.

Ia dikenal sebagai seorang pendeta di GPDI (Gereja Pentakosta di Indonesia) sejak 1996 hingga 2023. Perjalanan panjang ini bukan waktu yang sebentar, bro. Hampir tiga dekade ia mengabdikan diri sebagai pendakwah, langsung bersentuhan dengan masyarakat dari berbagai lapisan. Dari sini, ia benar-benar memahami persoalan umat—bukan cuma dari teori, tapi dari pengalaman langsung di lapangan.

Nggak cuma itu, David juga punya peran strategis di internal organisasi gereja. Ia pernah menjadi bagian dari Departemen Luar Negeri GPDI (2012–2017), yang menunjukkan kapasitasnya dalam menjalin relasi lintas wilayah, bahkan internasional. Selain itu, ia juga dipercaya untuk memimpin Biro Litbang GPDI (2022–2027)—posisi yang berkaitan dengan pengembangan pemikiran dan arah organisasi ke depan.

Dengan latar belakang tersebut, langkahnya menuju Anggota DPD RI dari Dapil Papua jadi terasa sangat natural. Ia datang bukan sebagai figur kosong, tapi membawa bekal pengalaman sosial, spiritual, dan organisasi yang kuat. Identitasnya sebagai seorang Kristen juga turut membentuk pendekatannya yang humanis dan berbasis nilai.

Di DPD RI, David Harold Waromi dikenal sebagai sosok yang fokus mendorong pembangunan Papua yang lebih adil dan merata. Buat dia, Papua bukan sekadar wilayah, tapi rumah yang harus diperjuangkan. Ia sering menyoroti isu-isu krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan ketimpangan pembangunan yang masih terasa.

Gaya komunikasinya santai tapi tegas. Nggak bertele-tele, tapi langsung ke inti persoalan. Mungkin ini juga yang bikin banyak orang merasa relate dengan cara dia menyampaikan aspirasi.

Lebih dari itu, David percaya kalau pembangunan Papua harus melibatkan semua pihak. Nggak bisa jalan sendiri. Harus ada kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Dan di situlah perannya sebagai anggota DPD jadi penting—sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai kepentingan.

Singkatnya, David Harold Waromi bukan cuma wakil daerah biasa. Ia adalah kombinasi antara pemimpin spiritual dan representasi politik—yang membawa misi besar: bikin Papua berdiri sejajar, bukan lagi tertinggal.