Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin figur publik yang punya perjalanan karier nggak biasa, nama Maya Rumantir wajib masuk radar. Perempuan dengan nama lengkap Maya Olivia Rumantir ini lahir di Ujung Pandang, 2 April 1964, dan dikenal sebagai sosok multitalenta—dari panggung hiburan sampai ke kursi parlemen.
Sebelum serius di dunia politik, Maya lebih dulu dikenal sebagai aktris, foto model, sekaligus penyanyi. Di era 80–90an, namanya cukup kuat di industri hiburan Indonesia. Tapi bukan Maya kalau cuma berhenti di situ. Ia memilih banting setir ke dunia politik, membawa pengalaman publiknya jadi modal untuk mengabdi ke masyarakat.
Langkah politiknya nggak main-main. Maya tercatat sebagai Anggota DPD RI Provinsi Sulawesi Utara selama dua periode, yaitu 2014–2019 dan 2019–2024. Nggak berhenti di situ, di Pemilu 2024 ia kembali dipercaya masyarakat dengan raihan 394.153 suara, yang mengantarkannya lagi ke Senayan untuk periode 2024–2029. Konsistensi ini nunjukin kalau kepercayaan publik ke Maya masih kuat, terutama dari daerah pemilihannya di Sulawesi Utara.
Dari sisi pendidikan, Maya juga punya bekal yang solid banget. Ia menyelesaikan Master Business Education di University of America, USA, lalu melanjutkan ke jenjang Doktor Public Administration (Human Communication) di Columbia University, USA. Bahkan, ia juga menerima dua gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) di bidang pengembangan SDM dan business administration. Kombinasi ini bikin cara pandangnya luas—nggak cuma soal politik, tapi juga soal pembangunan manusia.
Menariknya, Maya bukan tipe politisi yang cuma fokus di parlemen. Ia aktif banget di bidang sosial. Lewat Yayasan Maya Bhakti Pertiwi, IPSDM Maya Gita, dan komunitas doa SABDA, ia konsisten bergerak di isu kemanusiaan, pendidikan, dan perdamaian. Bahkan aktivitas sosialnya nggak cuma di Indonesia, tapi juga sampai ke Amerika dan Calcutta, India.
Dedikasinya ini juga diakui lewat berbagai penghargaan. Dari dunia profesional sampai sosial, Maya pernah meraih Ambassador for Peace dari United Nation (2012), hingga berbagai award seperti leadership, lingkungan, dan business women sejak era 90an. Ini jadi bukti kalau kontribusinya nggak cuma simbolik, tapi nyata.
Di DPD RI, Maya dikenal vokal dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya Sulawesi Utara. Ia sering menekankan pentingnya penguatan ekonomi daerah, pariwisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan latar belakang lintas bidang—hiburan, pendidikan, sosial, dan politik—Maya Rumantir jadi contoh nyata bahwa perjalanan karier bisa berkembang ke banyak arah. Yang penting satu: tetap punya komitmen kuat untuk memberi dampak.
