Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin tokoh politik dari Sulawesi Selatan yang perjalanan kariernya panjang dan konsisten sampai ke Senayan, nama Tamsil Linrung jelas layak masuk daftar. Pria yang lahir di Pangkajene Kepulauan, 17 September 1961, ini sekarang dikenal sebagai Senator DPD RI dari Dapil Sulawesi Selatan sekaligus Wakil Ketua DPD RI Bidang Perekonomian dan Pembangunan untuk periode 2024–2029.
Perjalanan Tamsil menuju posisi itu bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Justru cerita politiknya dimulai dari dunia aktivisme mahasiswa. Sejak muda, ia sudah aktif di berbagai organisasi yang membentuk cara pandangnya terhadap isu sosial, ekonomi, dan pembangunan.
Di era 1980-an, Tamsil sudah cukup dikenal di kalangan aktivis kampus dan organisasi mahasiswa. Ia pernah dipercaya sebagai Wakil Sekjen Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara (1988–1990). Pada masa yang hampir bersamaan, ia juga memegang posisi strategis sebagai Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO. Dari sinilah jaringan aktivisme dan kepemimpinannya mulai terbentuk.
Setelah melewati fase aktivisme mahasiswa, Tamsil terus aktif di berbagai organisasi nasional. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum ICMI Orwil DKI Jakarta (1995–2000) serta Bendahara Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (1997–2002). Selain itu, ia juga terlibat dalam berbagai organisasi lain seperti Presidium KAHMI (2009–2012), Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (2010–2015), hingga Ketua Badan Wakaf ICMI (2015–2020).
Pengalaman organisasi yang panjang itu akhirnya mengantarkannya masuk ke dunia politik nasional. Pada Pemilu 2004, Tamsil berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI dari Fraksi PKS. Kepercayaan publik terhadapnya terus berlanjut. Ia kembali duduk di Senayan selama tiga periode berturut-turut: 2004–2009, 2009–2014, dan 2014–2019.
Selama berada di DPR RI, Tamsil dikenal aktif dalam pembahasan berbagai isu nasional, khususnya yang berkaitan dengan ekonomi dan kebijakan fiskal. Pengalaman panjang di parlemen itu membuatnya cukup matang dalam memahami dinamika kebijakan negara.
Namun, pada Pemilu 2019, ia mengambil langkah berbeda. Tamsil memutuskan maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) mewakili Provinsi Sulawesi Selatan. Langkah ini membawanya kembali ke Senayan, tetapi kali ini dengan peran yang berbeda—sebagai representasi langsung kepentingan daerah.
Ia kemudian terpilih sebagai Anggota DPD RI periode 2019–2024 dan kembali mendapat kepercayaan masyarakat Sulawesi Selatan untuk periode 2024–2029. Saat ini, ia juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPD RI Bidang Perekonomian dan Pembangunan.
Perjalanan Tamsil Linrung menunjukkan satu hal: politik bukan sekadar soal jabatan, tapi juga soal konsistensi membangun jaringan, pengalaman, dan pengabdian. Dari aktivis mahasiswa hingga pimpinan lembaga negara, langkahnya di dunia publik sudah berlangsung lebih dari dua dekade—dan sampai hari ini, suaranya masih terus mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional.
