Manusiasenayan.id – Gengs, kita perlu bahas soal Sensus Ekonomi 2026 yang bakal digelar mulai 1 Mei sampai 31 Juli 2026. Kali ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan warning tegas buat Badan Pusat Statistik (BPS) soal pelaksanaan sensus yang bakal sangat krusial ini. Esti bilang, data yang dihasilkan harus jujur dan akurat, jangan sampai manipulasi demi pencitraan atau alasan lain yang enggak sehat.
Esti bilang langsung ke BPS, “Jangan sampai data ini dipoles cuma buat nampilin citra yang bagus, itu bahaya! Data ini harus sesuai fakta, jangan sampai cuma ngikutin pesanan. Kalau BPS cuma ngomong ‘semua baik-baik aja’ buat nyenengin pihak tertentu, itu bisa jadi bumerang,” katanya saat pertemuan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X di Surakarta, Jawa Tengah, kemarin.
Kenapa sih Esti bener-bener tegas soal ini? Soalnya, data yang salah bisa ngerusak perencanaan negara. Bayangin aja, kebijakan yang kita ambil nanti bakal berdasarkan data yang salah, dan itu bisa buat blunder besar. Esti menegaskan kalau data adalah fondasi utama dalam menyusun kebijakan yang tepat. Jadi, kalo datanya meleset, hasilnya juga bisa meleset, deh!
Nah, selain dari sisi data yang harus valid, Esti juga ngasih perhatian ke masalah edukasi ke masyarakat. Masyarakat sebagai responden diminta buat memberikan data yang bener tanpa ragu. Enggak perlu takut kalau data yang diberikan bakal berhubungan sama pajak atau kebijakan lainnya. Kesadaran masyarakat untuk memberikan data yang benar sangat penting. Esti mengajak masyarakat buat menyadari kalau data yang dikumpulkan bakal jadi gambaran nyata tentang kondisi perekonomian, termasuk UMKM dan sektor lainnya.
Tapi bukan cuma data yang perlu diperhatiin, Esti juga menyoroti soal rekrutmen tenaga lapangan yang terlibat dalam Sensus Ekonomi 2026. Ia menekankan supaya BPS ngasih pelatihan yang oke buat petugas yang bakal turun ke lapangan. Jangan sampai, tenaga yang direkrut itu enggak ngerti cara komunikasi yang baik dan malah bikin masyarakat jadi resisten. Esti juga kasih contoh kecil, kayak gimana cara menyapa dengan sopan aja bisa pengaruh besar. Misalnya, datang bawa surat resmi dan identitas yang jelas, jangan justru bikin orang takut.
Intinya, Esti menekankan kalau Sensus Ekonomi 2026 ini harus dijalankan dengan integritas yang tinggi. Jangan sampai data yang dihasilkan cuma jadi alat pencitraan semata. Ayo, kita dukung dengan memberikan data yang jujur supaya kebijakan yang diambil nanti benar-benar sesuai dengan fakta yang ada di lapangan!
