Manusiaenayan.id – Momen Iduladha tahun ini nggak cuma soal sate dan gulai di rumah. Di tengah suasana Hari Raya Iduladha 1447 H, PT Telkom Indonesia bareng seluruh keluarga besar TelkomGroup turun langsung berbagi lewat penyaluran 910 hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia.
Jumlahnya nggak main-main. Ada 232 ekor sapi dan 678 kambing/domba yang disalurkan buat masyarakat di banyak wilayah. Program ini jadi bagian dari aksi sosial lewat program TJSL alias Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Tahun ini, tema yang diangkat TelkomGroup juga cukup ngena: “Semangat Qurban sebagai Jalan Transformasi Ketaqwaan Sosial.” Intinya sederhana, ibadah nggak berhenti di ritual doang, tapi juga harus terasa manfaatnya buat orang lain.
Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Dian Siswarini bilang kalau Iduladha jadi momentum penting buat ningkatin rasa peduli dan semangat gotong royong.
Menurutnya, lewat program kurban ini, TelkomGroup pengen memastikan kebahagiaan Iduladha juga bisa dirasain masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan dan warga terdampak bencana alam.
Penyerahan bantuan hewan kurban itu dilakukan secara simbolis di Vertical Garden Telkom Hub pada Jumat (22/5/2026).
Kalau dihitung total, seluruh hewan kurban yang disalurkan punya bobot mencapai 114.739 kilogram. Daging kurban itu nantinya bakal diterima sekitar 62.469 penerima manfaat, mulai dari warga dhuafa, masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan, sampai komunitas terdampak bencana.
Distribusinya juga dikerjakan rame-rame alias kolaboratif. Dari total hewan kurban yang dibagikan, Telkom menyumbang 185 hewan, Telkomsel sebanyak 459 hewan, gabungan anak perusahaan 148 hewan, dan kontribusi karyawan mencapai 118 hewan kurban.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan bilang semangat berbagi saat Iduladha udah jadi bagian dari budaya perusahaan di TelkomGroup.
Menurut dia, kolaborasi antar karyawan, anak perusahaan, dan berbagai pihak jadi bukti kalau kepedulian sosial bukan sekadar formalitas perusahaan, tapi memang dijalankan langsung di lapangan.
Program kurban ini juga melibatkan MTTG Pusat, MTTG Regional, sampai MTTG Witel di berbagai daerah. Sementara proses penyembelihan dan distribusinya tetap mengikuti aturan pemerintah dan kondisi wilayah masing-masing.
Respons positif pun datang dari masyarakat penerima manfaat. Salah satunya dari komunitas warga pemulung di Bantar Gebang. Perwakilan warga bernama Sawunggaling mengaku bantuan daging kurban dari TelkomGroup sangat berarti buat masyarakat di sana.
Lewat program ini, TelkomGroup berharap bisa terus menghadirkan dampak sosial nyata sekaligus memperkuat komitmen perusahaan terhadap nilai kemanusiaan, keberlanjutan, dan pembangunan sosial yang lebih inklusif.
