ManusiaSenayan.id – Siapa sangka, sang legenda musik dengan suara cadas, Ahmad Dhani, tiba-tiba muncul di kantor KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia). Bukan buat nyanyi atau konferensi pers soal album baru, tapi buat ngaduin dugaan perundungan terhadap anaknya, sebut saja inisialnya SF. Gak sendiri, Dhani datang bareng Mulan Jameela dan kuasa hukum mereka, Bang Aldwin, Rabu (9/7).
Bang Aldwin kayak biasa jadi juru bicara andalan. Tapi ya begitu, gaya lawyer sejuta umat: “Hari ini kami hanya menyampaikan laporan pengaduan terkait perlindungan anak di bawah umur. Detailnya? Nanti aja ya, tunggu prosesnya,” katanya sambil nyengir dikit.
Dhani sendiri tampil kalem. Gak bawa gitar, tapi bawa semangat parenting. Katanya, “ini bukan soal anaknya doang. bukan cuma soal anak saya aja, ini buat anak-anak Indonesia juga. Biar masyarakat ngerti, bahwa anak itu dilindungi oleh negara,” ucapnya dengan mimik serius tapi tetap rock and roll.
Dhani juga sempat menyentil masyarakat. Menurut dia, masih banyak yang belum melek literasi soal perlindungan anak. “Langkah ini untuk menertibkan masyarakat. Banyak yang enggak paham, bahwa anak-anak itu dilindungi. Kita sebagai orang tua, apalagi saya sebagai anggota dewan, punya tanggung jawab buat kasih pencerahan.”
Tapi ya, sampai berita ini naik, belum jelas sih bentuk perundungannya kayak apa. Mungkin nanti bakal spill juga, setelah proses jalan.
Intinya, rocker satu ini makin kelihatan bapackable. Dulu ngusung revolusi musik, sekarang revolusi empati. Karena jadi ayah tuh, gak cukup cuma ngerti chord, tapi juga ngerti cara lindungin hati anak.
