ManusiaSenayan.id – Kalau ngomongin politik, banyak anak muda langsung auto–ngantuk. Tapi tunggu dulu, ada satu nama dari timur Indonesia yang mulai bikin suasana Senayan lebih fresh — Izzuddin Alqassam Kasuba, anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Lahir di Ternate, 3 Desember 1992, Izzuddin ini masih 30-an tapi udah duduk di kursi DPR. Ia mewakili Dapil Maluku Utara buat periode 2024–2029. Jadi, bisa dibilang, dia salah satu politisi paling muda yang sekarang ikut nentuin arah kebijakan nasional.
Putra Daerah Maluku Utara
Perjalanan Izzuddin dimulai dari sekolah lokal di Ternate — SD Alkhairat Kalumpang, lanjut ke SMP IT Nurul Hasan, lalu merantau ke Bogor buat sekolah di SMA IT Al Kahfi dan kuliah di STIT Tarbiyatun Nisa jurusan Pendidikan Agama Islam.
Selain akademis, dia juga aktif banget di organisasi. Pas kuliah, Izzuddin sempat jadi Ketua Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Yordania — iya, Yordania! Jadi, nggak cuma mikirin politik lokal, dia juga punya pengalaman internasional.
Setelah balik ke Indonesia, dia sempat ngurus Yayasan Nurul Hasan Maluku Utara dan aktif di kegiatan sosial.
Naik Kelas ke DPR
Di Pemilu 2024, Izzuddin berhasil ngumpulin lebih dari 32 ribu suara dan resmi jadi anggota DPR RI. Sekarang dia nongkrong di Komisi VII DPR RI, yang ngurusin energi, riset, dan industri.
Fokusnya? Nggak jauh-jauh dari hal yang deket sama anak muda dan masyarakat daerah:
- Naikin level UMKM dan IKM lokal.
Katanya, “UMKM harus naik kelas, nggak cukup cuma dikasih modal, tapi juga pelatihan dan akses pasar.” - Dorong ekonomi kreatif.
Menurut dia, ekonomi kreatif itu “tambang yang nggak akan habis” — bisa jadi jalan buat anak muda Maluku Utara biar nggak cuma ngandelin tambang beneran. - Hilirisasi produk lokal.
Dari rumput laut sampai sagu, Izzuddin pengin biar Maluku Utara nggak cuma ekspor bahan mentah, tapi juga hasil olahan yang punya nilai jual tinggi. - Naikin kualitas SDM pariwisata.
Karena menurutnya, wisata itu nggak bakal maju kalau orang-orangnya nggak siap. Jadi, ia dorong pelatihan dan vokasi berbasis daerah.
Fun Facts & Vibe-nya
- Masih muda tapi serius. Di usia 32 tahun, dia termasuk politisi termuda dari wilayah timur Indonesia.
- Suka turun langsung. Gaya komunikasinya santai, tapi dia sering nongkrong bareng komunitas, ngobrol sama pelaku UMKM, dan dengerin aspirasi warga.
- Nggak cuma janji-janji. Banyak inisiatifnya fokus ke hal konkret: pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi dengan anak muda.
- Religius tapi open-minded. Latar belakang pendidikan Islamnya kuat, tapi cara bicaranya tetap cair dan bisa nyambung sama semua kalangan.
Tantangan yang Harus Dihadapi
Tentu aja, jalan politisi muda nggak semulus feed Instagram:
- Infrastruktur di Maluku Utara masih terbatas, bikin program ekonomi agak susah ngegas.
- Bikin ide jadi aksi nyata. Biar semua rencana keren itu nggak berhenti di rapat doang.
- Ekspektasi tinggi. Karena dia muda, publik berharap Izzuddin bisa tampil beda — lebih transparan, lebih tech-savvy, dan lebih dekat ke rakyat.
The Bigger Picture
Objektifnya, Izzuddin Alqassam Kasuba adalah contoh nyata bahwa politik nggak harus tua, ribet, atau kaku. Ia bawa semangat baru dari timur, dengan gaya yang lebih terbuka, modern, dan berpihak ke ekonomi lokal.
Kalau konsisten, bukan nggak mungkin dia bakal jadi salah satu wajah baru politik nasional — politisi muda yang nggak cuma ngomongin masa depan, tapi beneran ngerjain masa depan itu.
