ManusiaSenayan.id UMKM Indang Apang di Kota Palangka Raya ternyata nggak kalah estetik dari brand-brand yang sering nongol di feed Instagram. Buktinya, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim bareng tim mampir ke Indang Apang, galeri kerajinan berbahan dasar anyaman rotan, saat Kunjungan Kerja Reses di Palangka Raya, Selasa (16/12/2025).

Di sana, Chusnunia bukan cuma lewat sambil senyum tipis, tapi beneran cek satu-satu produk, dari tekstur sampai kualitas. Ia mengaku sudah sering datang ke galeri sejenis, tapi Indang Apang punya “taste” beda.

“Kita banyak datang ke galeri-galeri semacam ini dengan produk yang mungkin serupa, tapi kita lihat Indang Apang keunggulanya lebih halus buatannya dan durasi pemakaiannya bisa 2 sampai 5 tahun,” ujarnya setelah selesai melihat galeri Indang Apang, Palangka Raya, Selasa (16/12/2025).

Nggak cuma awet, produk Indang Apang juga warna-warni dan desainnya kekinian. Cocok buat yang pengin tampil beda, tapi tetap sopan dan nggak norak. Chusnunia optimis, kerajinan ini bisa bersaing, bukan cuma di etalase lokal, tapi juga di pasar global.

“Ini dalam negeri dan luar negeri saya kira punya kesempatan, karena saat tiba terkesan otentiknya, tapi modelnya tetap kekinian,” katanya.

Sepemikiran dengan itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty juga muji kualitas sepatu, tas, dan produk lain Indang Apang yang dinilainya sudah “kelas dunia”. Ia menekankan pentingnya pendampingan serius pemerintah, supaya UMKM kayak gini nggak jalan sendiri, tapi ditemenin dalam hal inovasi, desain, dan strategi biar makin menarik di mata pembeli.

Singkatnya, produk sudah siap tampil, kualitas sudah mumpuni, desain sudah anak muda banget. Sekarang tinggal nunggu pemerintah nggak cuma kasih tepuk tangan, tapi juga pendampingan nyata, biar UMKM lokal bisa upgrade dari sekadar oleh-oleh jadi ikon kebanggaan Indonesia di panggung internasional.